Articles on AI
Displaying 1 - 20 of 79 articles
Chatbot AI memperlakukan tafsir sebagai “teks mati” sehingga rentan kesalahan. Karena itu, tafsir perlu kembali diposisikan sebagai “teks hidup” yang terhubung dengan sumber dan tradisinya.
Label ‘chemical-free’ itu mustahil secara sains. Kemofobia lahir dari bias otak yang mengagungkan bahan alami, padahal dosis yang menentukan bahaya. Sains butuh narasi menarik untuk lawan sensasi.
Indonesia dengan sukarela memberikan data masyarakatnya kepada Amerika Serikat demi mendapat tarif masuk 19%.
Meski trennya positif, sebagian guru masih kesulitan mengenalkan pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial karena belum menguasai materi secara berimbang.
Banyak tim keuangan mulai menggunakan output AI tanpa benar benar memahami bagaimana sistem tersebut menghasilkan angka atau narasi
Salah sasaran adalah masalah klasik bantuan sosial yang kini mau diatasi dengan AI oleh pemerintah Indonesia. Tapi ada masalah klasik lain yang berisiko menghambat penerapan AI dalam bantuan sosial Indonesia.
Ramai dugaan pemalsuan identitas dan data riset dalam sejumlah konferensi ilmiah internasional yang melibatkan sekelompok peneliti independen dari Indonesia. Apa penjelasan psikologisnya?
Teknologi gen AI kini mampu mereplikasi wajah, suara, ekspresi, bahkan karakter kreatif seseorang dengan tingkat kemiripan yang sulit dibedakan dari realitas. Apa risikonya?
Sejak dulu, para penulis buku harian selalu merasa lega setelah menumpahkan isi hati mereka lewat tulisan. Pertanyaannya, mampukah esai memberikan manfaat emosional yang sama?
Kalau sudah ada AI, kenapa repot-repot belajar bahasa Asing? Ini penjelasannya.
Keterbatasan radiolog menghambat deteksi TB di Indonesia. CAD berbasis AI bisa menjadi solusi untuk mendeteksi TB yang sama akurat dan konsisten dengan radiolog.
Jawaban chatbot AI soal isu kesehatan bisa terdengar meyakinkan. Namun, riset terbaru menunjukkan jawabannya kerap menyesatkan.
Gambar AI Donald Trump yang menampilkan dirinya menyerupai Yesus menuai kecaman luas dan dianggap sebagai penistaan agama. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan penistaan agama?
Platform berbasis AI menarik tenaga kerja informal ke dalam ekonomi digital global, tapi melimpahkan risiko dan tanggung jawab ke pekerja. Seringnya, perempuan yang memikul beban terberat.
Teknologi ‘drone rudal’ semakin murah dengan bahan-bahan yang bisa kita temui di ‘marketplace’. Dilengkapi dengan AI, perlombaan teknologi semacam ini dibayangi oleh dilema etika peperangan dan celah hukum.
Pemanfaatan model bahasa besar Claude di ranah militer menjadi Inti pertikaian Anthropic dengan pemerintah Amerika Serikat
Jurnalisme membutuhkan proses redaksi yang tidak hanya mengadopsi AI, tetapi juga memahami cara kerjanya, batasannya, dan konsekuensinya.
Agen AI OpenClaw menjanjikan efisiensi tinggi, tetapi juga membuka risiko besar bagi privasi dan keamanan data. Artikel ini mengulas celah teknis, keterbatasan UU PDP, dan urgensi regulasi siber.
Ide yang viral bahwa perintah sopan kepada ChatGPT bisa membantu menghemat energi adalah sebuah hiperbola. Namun, hal ini mencerminkan kesadaran publik yang semakin meningkat tentang biaya infrastruktur yang sangat besar dari kecerdasan buatan (AI).
Kehadiran program televisi berbasis AI menawarkan inovasi visual, tetapi juga memicu kritik tentang kreativitas, pergeseran kuasa, dan terpinggirkannya seniman.



















