Articles on Kecerdasan artifisial
Displaying 1 - 20 of 26 articles
Meski trennya positif, sebagian guru masih kesulitan mengenalkan pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial karena belum menguasai materi secara berimbang.
Peluncuran Business Agent oleh Meta menandai potensi perubahan besar bagi cara perusahaan berinteraksi dengan pelanggan. Namun, apa dampaknya buat kita dan pelaku usaha?
Kalau sudah ada AI, kenapa repot-repot belajar bahasa Asing? Ini penjelasannya.
Pemanfaatan model bahasa besar Claude di ranah militer menjadi Inti pertikaian Anthropic dengan pemerintah Amerika Serikat
Jurnalisme membutuhkan proses redaksi yang tidak hanya mengadopsi AI, tetapi juga memahami cara kerjanya, batasannya, dan konsekuensinya.
Penulis dan peninjau artikel ilmiah kini dapat berkolaborasi dengan AI. Bagaimana memastikan penggunaannya tidak menyalahi etika akademis dan integritas ilmiah?
Layanan berbasis AI dapat memicu kelelahan dan kecemasan sehingga membutuhkan pendekatan manusiawi.
Tak heran jika teman AI yang terasa nyata ini begitu menarik bagi mereka yang kesepian. Namun, bagi sebagian orang, hubungan ini bisa berisiko, bahkan berbahaya
Sekelompok akademisi mengeksplorasi cara mempersiapkan generasi kreatif berikutnya untuk berinovasi dalam kerangka kerja kolaboratif manusia-AI.
Kepentingan publik atas transparansi, akuntabilitas, dan keamanan AI dan kepentingan privat atas pelindungan HKI perlu ditegakkan.
Bergantung pada pola dari preferensi pengguna bikin AI rentan bias dan salah diagnosis. Ini alasan konsultasi psikologis tetap harus ke psikolog dan psikiater.
CC BY87.7 MB (download)
Kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan hangat dibicarakan, terlebih setelah Wapres Gibran mewacanakan untuk mengintegrasikan AI ke dalam kurikulum .
Koding dan kecerdasan artifisial akan jadi mata pelajaran SD hingga SMA/SMK. Benar-benar diperlukan atau justru memperlebar jurang perbedaan?
Perusahaan chatbot AI menerapkan kebijakan penggunaan yang menghalangi akses informasi.
Penggunaan AI yang tidak kritis dapat memperparah bias dalam pengambilan keputusan medis oleh dokter. Ketahui cara bijak menggunakan AI agar terhindar dari bias tersebut.
Di era kecerdasan artifisial, Indonesia harus segera membangun tata kelola data kesehatan yang terintegrasi. Mengapa ini sangat penting?
Penting untuk memahami dan menerapkan prinsip penggunaan AI secara etis dalam publikasi riset agar AI digunakan secara bertanggung jawab, adil, dan tidak menggantikan kemampuan manusia dalam meneliti.
Penggunaan AI dalam dunia pendidikan masih menimbulkan pro dan kontra. Tapi sebenarnya, AI memiliki potensi untuk mempercepat tercapainya pendidikan berkualitas. Mengapa?
ChatGPT dilatih dengan 300 miliar kata data pengguna, namun pengguna tidak memiliki cara untuk mengetahui apakah data mereka digunakan atau tidak.
Persaingan terkait AI sedang memanas antara dua raksasa teknologi.



















