Articles on AI
Displaying 21 - 40 of 79 articles
AI saat ini bekerja ibarat memaksa semua siswa pindah ke satu sekolah raksasa untuk belajar: Boros, ribet, dan rentan bocor. ‘Federated learning’ menjadi solusi mengatasinya.
Beberapa pekerjaan di parlemen bisa dieksekusi oleh AI. Bisakah teknologi menggantikan anggota dewan?
Penulis dan peninjau artikel ilmiah kini dapat berkolaborasi dengan AI. Bagaimana memastikan penggunaannya tidak menyalahi etika akademis dan integritas ilmiah?
Layanan berbasis AI dapat memicu kelelahan dan kecemasan sehingga membutuhkan pendekatan manusiawi.
Di era ketika AI mampu menghitung segalanya, tugas guru adalah mengajarkan siswa untuk berpikir, bernalar, dan menemukan makna di balik simbol dan rumus.
Kepercayaan bukan cuma dibangun dari logika dan akurasi. Manusia membutuhkan nuansa, ekspresi wajah, keengganan, dan kontak mata. AI tidak memiliki itu.
Meningkatkan kesadaran masyarakat soal penanganan trauma di masa kecil bisa pakai AI. Namun, bagaimana agar penerapannya tepat sasaran?
Kepentingan publik atas transparansi, akuntabilitas, dan keamanan AI dan kepentingan privat atas pelindungan HKI perlu ditegakkan.
Bergantung pada pola dari preferensi pengguna bikin AI rentan bias dan salah diagnosis. Ini alasan konsultasi psikologis tetap harus ke psikolog dan psikiater.
Chatbot AI kerap menjadi teman curhat anak muda, bahkan menjalin hubungan emosional. Ketergantungan ini dapat mengganggu realitas dan menyebabkan gangguan mental.
Sebelum kontroversi konten AI yang meniru gaya kartun/animasi Ghibli ramai, Coca-Cola sempet mendapat cemooh masyarakat karena membuat konten iklan genaratif AI.
Cepat atau lambat, kehadiran AI akan berdampak pada ekosistem hak cipta dan masa depan pekerja seni. Dunia butuh desain regulasi AI yang seimbang.
CC BY87.7 MB (download)
Kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan hangat dibicarakan, terlebih setelah Wapres Gibran mewacanakan untuk mengintegrasikan AI ke dalam kurikulum .
Tantangan utama dalam pemanfaatan AI untuk pendidikan inklusif di Indonesia mencakup aksesibilitas di wilayah terpencil serta rendahnya literasi digital di kalangan tenaga pendidik.
Pemerintah berencana menerapkan kurikulum AI. Tapi tanpa pelatihan yang komprehensif, program ini justru berisiko menciptakan pembelajaran yang superfisial dan bahkan menyesatkan.
Kemunculan AI yang kini bisa menghasilkan gambar serupa karya seni terkenal menimbulkan kekhawatiran baru, khususnya soal hak cipta dan data pribadi. Mengapa?
CC BY102 MB (download)
Kecerdasan buatan (AI) berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir dan mulai merambah ranah yang dulu tak terbayangkan, salah satunya industri kreatif. Teknologi seperti generative AI telah melahirkan…
Perusahaan chatbot AI menerapkan kebijakan penggunaan yang menghalangi akses informasi.
Tarif ojol sering berubah-ubah tanpa penjelasan. Jika kamu bertanya mengapa demikian? Jawabannya ada di balik teknologi black box AI yang dipakai perusahaan transportasi online.
Penggunaan AI yang tidak kritis dapat memperparah bias dalam pengambilan keputusan medis oleh dokter. Ketahui cara bijak menggunakan AI agar terhindar dari bias tersebut.



















