Articles on artificial intelligence
Displaying 1 - 20 of 65 articles
Pertanyaannya saat ini adalah benarkah akar persoalannya terletak pada kemampuan individu mengatur waktu, atau justru pada cara organisasi merancang pekerjaan?
Indonesia dengan sukarela memberikan data masyarakatnya kepada Amerika Serikat demi mendapat tarif masuk 19%.
Meski trennya positif, sebagian guru masih kesulitan mengenalkan pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial karena belum menguasai materi secara berimbang.
Banyak tim keuangan mulai menggunakan output AI tanpa benar benar memahami bagaimana sistem tersebut menghasilkan angka atau narasi
Peluncuran Business Agent oleh Meta menandai potensi perubahan besar bagi cara perusahaan berinteraksi dengan pelanggan. Namun, apa dampaknya buat kita dan pelaku usaha?
Skandal riset palsu yang dilakukan oleh peneliti independen asal Indonesia di kancah Internasional masih jadi pembicaraan. Pelaku diduga memanipulasi data riset menggunakan Artificial Intelligence (AI…
Ramai dugaan pemalsuan identitas dan data riset dalam sejumlah konferensi ilmiah internasional yang melibatkan sekelompok peneliti independen dari Indonesia. Apa penjelasan psikologisnya?
Teknologi gen AI kini mampu mereplikasi wajah, suara, ekspresi, bahkan karakter kreatif seseorang dengan tingkat kemiripan yang sulit dibedakan dari realitas. Apa risikonya?
Kalau sudah ada AI, kenapa repot-repot belajar bahasa Asing? Ini penjelasannya.
Kepercayaan nasabah jadi tantangan besar di 2026. Perbankan harus segera bertransformasi dan memanfaatkan AI untuk memperkuat posisinya sebagai jangkar finansial yang aman bagi seluruh masyarakat.
Pemanfaatan model bahasa besar Claude di ranah militer menjadi Inti pertikaian Anthropic dengan pemerintah Amerika Serikat
Kehadiran program televisi berbasis AI menawarkan inovasi visual, tetapi juga memicu kritik tentang kreativitas, pergeseran kuasa, dan terpinggirkannya seniman.
Beberapa pekerjaan di parlemen bisa dieksekusi oleh AI. Bisakah teknologi menggantikan anggota dewan?
Penulis dan peninjau artikel ilmiah kini dapat berkolaborasi dengan AI. Bagaimana memastikan penggunaannya tidak menyalahi etika akademis dan integritas ilmiah?
Mulai bermunculan kasus penyalahgunaan Generative AI. Indonesia bisa meraih keuntungan dari teknologi ini tapi harus tetap memitigasi potensi ancamannya.
Layanan berbasis AI dapat memicu kelelahan dan kecemasan sehingga membutuhkan pendekatan manusiawi.
Di era ketika AI mampu menghitung segalanya, tugas guru adalah mengajarkan siswa untuk berpikir, bernalar, dan menemukan makna di balik simbol dan rumus.
Para pendukung AI menjanjikan masa depan dengan kemakmuran yang hampir tak terbayangkan. Ada alasan kuat untuk bersikap skeptis.
Tak heran jika teman AI yang terasa nyata ini begitu menarik bagi mereka yang kesepian. Namun, bagi sebagian orang, hubungan ini bisa berisiko, bahkan berbahaya
Sekelompok akademisi mengeksplorasi cara mempersiapkan generasi kreatif berikutnya untuk berinovasi dalam kerangka kerja kolaboratif manusia-AI.



















