Articles on kurikulum
Displaying 1 - 20 of 39 articles
Hasil PISA 2025 dapat digunakan untuk memotret kondisi pendidikan sebelum dan setelah penerapan berbagai reformasi pendidikan sejak 2000. Mengapa?
Mengganti buku teks tanpa kajian memadai berpotensi menjadi kebijakan yang mahal dan merepotkan, tanpa manfaat yang sepadan. Mengapa?
Meski trennya positif, sebagian guru masih kesulitan mengenalkan pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial karena belum menguasai materi secara berimbang.
Di tengah rendahnya literasi siswa Indonesia, apakah mewajibkan Bahasa Prancis merupakan prioritas pendidikan yang tepat?
Tujuh penulis TCID membagikan refleksi dan analisis mereka terhadap program-program andalan pemerintah di bidang pendidikan.
Perempuan sulit berkarier di STEM bukan karena kurang mampu, tetapi karena norma kepantasan membatasi suara, mobilitas, dan kepemimpinan. Tanpa perubahan sistem, kesetaraan hanyalah slogan.
Indonesia sudah memiliki panduan pendidikan perubahan iklim, tapi praktiknya masih lemah dan belum menyasar anak usia dini. Pembelajaran berbasis tempat dapat menjadi salah satu solusinya.
Prinsip-prinsip pembelajaran mendalam harus saling melengkapi dan terpadu agar proses pembelajaran tidak hanya berkesadaran dan bermakna tapi juga menggembirakan.
Agar terhindar dari jebakan-jebakan relevansi dunia kerja ala industri, pendidikan jurnalisme harus berani keluar dari orientasi kepraktisan dan teknologi ala Barat.
Berbeda dengan penerapan kurikulum di Indonesia, Thailand menerapkan pendekatan yang terbuka dan inklusif. Apa yang bisa kita pelajari?
Tanpa integrasi sejarah konflik ke dalam pendidikan, generasi muda Aceh akan tumbuh tanpa kesadaran kritis tentang masa lalu. Ini berbahaya bagi keberlanjutan rekonsiliasi.
Di tengah kurikulum yang gonta-ganti guru perlu memiliki kemampuan untuk menguasai dan menyesuaikan kurikulum sesuai lingkungan dan kebutuhan pembelajaran masing-masing.
Bagaimana guru menghadapi tantangan terkait kurikulum yang sering berganti?
Air adalah kebutuhan dasar, tapi jarang dibahas serius di pendidikan atau kebijakan. Mengapa kita abai ilmu air, padahal dampaknya nyata—dari krisis air bersih hingga banjir?
CC BY87.7 MB (download)
Kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan hangat dibicarakan, terlebih setelah Wapres Gibran mewacanakan untuk mengintegrasikan AI ke dalam kurikulum .
Pemerintah berencana menerapkan kurikulum AI. Tapi tanpa pelatihan yang komprehensif, program ini justru berisiko menciptakan pembelajaran yang superfisial dan bahkan menyesatkan.
Koding dan kecerdasan artifisial akan jadi mata pelajaran SD hingga SMA/SMK. Benar-benar diperlukan atau justru memperlebar jurang perbedaan?
Jika UN kembali diberlakukan, pembuat kebijakan, profesional di bidang pengujian, dan pengguna hasil UN harus berkolaborasi untuk meminimalisir dampak negatifnya.
Kementerian Pendidikan di era Prabowo berencana mengevaluasi Kurikulum Merdeka. Terlepas dari hasilnya nanti, penggunaan buku cerita anak dalam pembelajaran harus dipertahankan. Mengapa?
Presiden Prabowo minta matematika diajarkan di TK. Matematika seperti apa yang perlu dipelajari anak di tingkat TK? Apakah benar akan berdampak pada kemampuan anak di bidang sains dan teknologi?



















