Articles on Banjir
Displaying 21 - 40 of 59 articles
CC BY68.4 MB (download)
Banjir Sumatra sekaligus menyingkap kenyataan bahwa Indonesia belum mempunyai data primer kondisi geologis di tiap wilayah yang cukup merata dan detail, sehingga upaya pencegahan banjir sulit efektif.
Banjir Sumatra menjadi contoh ‘slow violence’ atau kekerasan negara yang tak terlihat akibat kebijakan yang memicu kerusakan lingkungan dan pembiaran selama puluhan tahun.
Banjir dan longsor bukan hanya akibat hujan ekstrem, tetapi karena ekosistem yang rusak akibat deforestasi dan alih fungsi lahan.
Badai tropis di daerah khatulistiwa jarang terjadi. Itulah salah satu alasan mengapa Badai Senyar menyebabkan kerusakan yang begitu parah di Indonesia dan Malaysia.
Di COP30, mekanisme implementasi dana loss and damage diharapkan lebih jelas dan adil bagi negara miskin yang paling terdampak krisis iklim.
Banjir adalah satu dampak dari buruknya kebijakan politik. Rakyat pantas demonstrasi jika kebijakan tak berpihak kepada publik.
Jika tambang tidak dihentikan, Pulau Jawa semakin tidak layak huni di masa depan. Sejumlah wilayah pesisir terancam tenggelam.
Hujan masih mengguyur. Musim kemarau terlambat datang, tapi masyarakat di wilayah Selatan Indonesia sudah merasakan fenomena ‘bediding’.
Sudah saatnya Indonesia membangun sistem tata kelola air yang lebih adaptif dan responsif terhadap risiko perubahan iklim masa kini dan mendatang.
ENSO (El Niño-Southern Oscillation) dan IOD (Indian Ocean Dipole) sangat menentukan intensitas curah hujan di Indonesia.
Tulisan ini meninjau resiliensi perempuan dalam menghadapi kerusakan lingkungan akibat ekspansi tambak yang masif di wilayah pesisir Muara Gembong.
Banjir terus datang, tapi kita masih gagap. Dengan pendekatan ilmiah, prediksi bisa ditingkatkan. Namun, apakah kebijakan sudah berbasis data atau masih reaktif?
Meski murah, banyak penghuni pemukinan daerah rawan bencana tidak mengkalkulasi beban tambahan rutin untuk perbaikan rumah yang jumlahnya tergolong besar
Perlu ada kebijakan mitigasi banjir secara komprehensif untuk mengurangi dampak bencana bagi nelayan Demak yang termasuk kelompok rentan.
Ketimpangan pembangunan perkotaan memperparah masalah terkait air di banyak kota di luar Pulau Jawa.
Banjir bolak-balik menenggelamkan rumah warga di Indonesia. Perlindungan Sosial Adapatif (PSA) bisa membantu warga rentan, namun masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki pemerintah.
Kanal beton justru berisiko menciptakan titik banjir baru.
Banjir, misalnya, dapat mempengaruhi kualitas air dan habitat tempat bakteri dan vektor berbahaya seperti nyamuk dapat berkembang biak dan menularkan penyakit menular ke manusia.
Banjir di Pakistan adalah bencana terbaru dari serangkaian bencana luar biasa lainnya di belahan Bumi utara. Sebesar apa peran perubahan iklim?
Kami meminta enam ahli untuk menominasikan buku-buku yang dapat membantu kami menghindari bencana lingkungan. Inilah yang mereka katakan.


















