Articles on Bencana alam
Displaying 1 - 20 of 44 articles
Mindfulness dapat membantu menghadapi derasnya berita buruk, tetapi empati penting karena tidak semua orang punya jarak yang sama dari krisis.
Riset menemukan bahwa air di Aceh pascabencana kualitasnya rendah meski terlihat jernih. Ini jadi beban ganda bagi perempuan.
Masyarakat sekitar hutan konservasi Lingga Isaq menjadi korban warisan konservasi era Belanda yang meminggirkan warga. Padahal, jika mereka dilibatkan, warga bisa lebih mendapat keuntungan dari pertanian ramah lingkungan dan menjaga hutan. Sudah banyak riset yang membuktikan hal ini.
Transisi energi harus segera dilaksanakan sebelum semuanya terlambat. Pendekatan berbasis komunitas bisa menjadi solusinya.
Masjid bisa dimanfaatkan sebagai pos layanan kesehatan darurat ketika faskes lumpuh.
Kita memiliki sumber dana potensial yang besar dari ekonomi islami atau syariah untuk menanggulangi dan memulihkan kawasan bencana banjir bandang Sumatra.
Bantuan instan jadi jalan pintas politikus untuk membangun kepercayaan publik. Masyarakat harus kritis dan sadar akan politisasi bencana.
Perubahan iklim dan siklon tropis hanya menjadi pemicu banjir Sumatra. Biang keladi sebenarnya adalah pemburu rente, oligarki, dan resentralisasi kekuasaan yang sudah lama mengakar di Indonesia.
Saat respons pemerintah terhadap bencana lambat, warga harus lebih siaga. Ada banyak aplikasi dan data satelit yang bisa diakses secara gratis untuk memantau kondisi sekitar.
Warga terdampak bencana Sumatra dapat menggugat pemerintah ke pengadilan. Gugatan bisa diajukan melalui pengadilan tata usaha negara maupun pengadilan negeri .
Banjir di Sumatra bukan semata bencana alam. Deforestasi, alih fungsi lahan, dan proyek ekstraktif memperburuk bencana. Keputusan politik ikut menciptakan bencana.
CC BY68.4 MB (download)
Banjir Sumatra sekaligus menyingkap kenyataan bahwa Indonesia belum mempunyai data primer kondisi geologis di tiap wilayah yang cukup merata dan detail, sehingga upaya pencegahan banjir sulit efektif.
Banjir dan longsor bukan hanya akibat hujan ekstrem, tetapi karena ekosistem yang rusak akibat deforestasi dan alih fungsi lahan.
Asteroid 2024 YR4 mungkin bukan ancaman, tetapi kehadirannya mengingatkan kita bahwa bumi selalu berada dalam ‘jangkauan’ asteroid.
Longsor bawah laut bisa memicu tsunami. Longsor bisa membesar hingga 13 kali lipat.
Banjir terus datang, tapi kita masih gagap. Dengan pendekatan ilmiah, prediksi bisa ditingkatkan. Namun, apakah kebijakan sudah berbasis data atau masih reaktif?
Stres akibat bencana alam meningkatkan kebiasaan merokok para penyintas. Pemerintah perlu menyiapkan sejumlah kebijakan, termasuk pengadaan layanan psikososial dalam strategi manajemen bencana.
Kejadian Gempa dan Tsunami Aceh 2004 tercatat sebagai salah satu bencana alam terparah dalam sejarah. Tragedi ini memberikan pembelajaran penting untuk meningkatkan mitigasi risiko bencana.
Adalah lumrah bagi Indonesia, negeri dengan gunung api terbanyak di dunia, untuk memiliki suatu badan vulkanologi yang bertanggung jawab langsung di bawah presiden atau setingkat kementerian.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan bahwa amblasnya jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) bukan karena kesalahan pengelola, melainkan akibat kondisi alam. Benarkah demikian?



















