Articles on Longsor
Displaying all articles
Fatalisme bukanlah karakter bawaan masyarakat. Sikap tersebut sering kali terbentuk akibat kegagalan sistem mitigasi dan absennya negara.
Pemerintah tak cukup hanya sekadar mencabut izin perusahaan penyebab banjir Sumatra, perlu reformasi tata kelola dan memastikan pemulihan lingkungan sepenuhnya.
Saat respons pemerintah terhadap bencana lambat, warga harus lebih siaga. Ada banyak aplikasi dan data satelit yang bisa diakses secara gratis untuk memantau kondisi sekitar.
Warga terdampak bencana Sumatra dapat menggugat pemerintah ke pengadilan. Gugatan bisa diajukan melalui pengadilan tata usaha negara maupun pengadilan negeri .
Banjir di Sumatra bukan semata bencana alam. Deforestasi, alih fungsi lahan, dan proyek ekstraktif memperburuk bencana. Keputusan politik ikut menciptakan bencana.
Banjir dan longsor bukan hanya akibat hujan ekstrem, tetapi karena ekosistem yang rusak akibat deforestasi dan alih fungsi lahan.
Badai tropis di daerah khatulistiwa jarang terjadi. Itulah salah satu alasan mengapa Badai Senyar menyebabkan kerusakan yang begitu parah di Indonesia dan Malaysia.
Wakaf untuk kawasan hutan berpotensi besar mendukung konservasi alam sekaligus pemberdayaan masyarakat.
Lebih dari 100 juta jiwa akan terdampak kekeringan luar biasa, panas menggila di perkotaan, ditambah risiko banjir bandang dan longsor di dataran tinggi.
Cuaca ekstrem meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi. Upaya adaptasi dan mitigasi pemerintah terhadap krisis iklim dianggap masih kurang.
Akan semakin rawan longsor jika mendirikan bangunan di puncak dan lereng bukit pada daerah dengan intensitas curah hujan tinggi.
Banjir dan longsor yang ratusan kali terjadi di Indonesia setiap tahun. Meniadakan isu perubahan iklim dalam pembangunan nasional dapat menimbulkan kerugian yang lebih besar di masa depan.
Paradigma penanggulangan bencana menegaskan bahwa bencana tidak dapat dihindarkan, tapi masih dapat dikurangi risikonya.












