Pendidikan + Budaya – Artikel, Analisis, Komentar

Menampilkan 101 - 125 dari 931 artikel

Banyak dosen memiliki kendala dalam menulis artikel ilmiah, terutama dalam bahasa Inggris. SeventyFour/shutterstock

4 masalah yang kerap dihadapi dosen Indonesia ketika menulis artikel ilmiah

Terdapat 4 masalah yang kerap dihadapi oleh dosen Indonesia dalam menulis artikel ilmiah untuk jurnal internasional. Apa saja?
Ketika peneliti dan penelaah bekerja keras mengidentifikasi kesalahan, penerbit komersial justru meraup keuntungan dari volume publikasi dan prestise—membiarkan karya ilmiah bermasalah terus beredar, menyesatkan kebijakan, dan memengaruhi pengambilan keputusan lama setelah kekeliruannya diketahui. Ilustrator: Abiyasa Abiguna

Saat kesalahan karya ilmiah dibiarkan: Penerbit tetap untung, publik yang rugi

Sistem penerbitan akademik seringkali membiarkan kesalahan ilmiah tetap ada karena lebih mengutamakan keuntungan dan prestise daripada koreksi yang cepat.
Broken incentives, broken science. While researchers and reviewers labour to catch errors, commercial publishers profit from volume and prestige — leaving flawed papers to persist, mislead policy, and shape decisions long after problems are known. Illustrator: Abiyasa Abiguna

When science discourages correction: How publishers profit from mistakes

Academic publishing system often allows scientific errors to persist because it prioritises profit and prestige over timely correction.
Berna Elif/Pexels

Dosen vs Negara: Bersakit‑sakit dahulu, sejahteranya kapan?

Dosen vs Negara: Bersakit-sakit dahulu, sejahteranya kapan? CC BY70,9 MB (download)
Profesi dosen sering dipandang sebagai pekerjaan yang mapan, bergengsi, dan sejahtera secara finansial. Namun, di balik jas almamater dan gelar akademis yang mentereng, tersimpan realita pahit di mana…
Ilustasi dari manuskrip Vernon pada tahun 1400-an. Manuskrip ini menunjukkan motif familiar dari lembu dan keledai yang memerhatikan bayi Yesus. © Perpustakaan Bodleian, Universitas Oxford

Alkitab sedikit menceritakan masa kecil Yesus, tapi umat kristen abad pertengahan menikmati kisah yang menggambarkannya sebagai sosok suci yang “nakal”

Legenda mengenai masa-masa awal kehidupan Yesus yang tersebar di Eropa Abad pertengahan seringkali berangkat dari teks-teks apokrif yang beredar.