Pendidikan + Budaya – Artikel, Analisis, Komentar
Menampilkan 126 - 150 dari 931 artikel
Konsumerisme saat Natal—dengan musik meriah dan iklan yang menyentuh—cenderung membuat orang lebih mudah terbawa suasana dan berbelanja lebih banyak dari biasanya.
Dalam situasi bencana, kampus bisa berperan bukan sekadar di tahap edukasi dan kesiapsiagaan, tetapi juga pada fase tanggap darurat.
CC BY50,6 MB (download)
Tahun 2025 hampir berakhir. Jika kita menengok ke belakang, lanskap media kita telah berubah total. Dominasi TV dan radio di tahun 2000-an kini digantikan oleh kekuasaan algoritma YouTube, Spotify, dan…
Klaim pemerintah ihwal alokasi anggaran pendidikan terbesar tahun 2026 perlu dibantah. Sebab sebagian besar anggarannya dialokasikan untuk program MBG.
Ketika badai Senyar melanda Aceh, warkop menjadi satu-satunya titik yang berpenerang, sekaligus menjadi ruang di mana koneksi sosial yang terputus perlahan tersambung kembali.
Penelitian telah membuktikan bahwa anak-anak rentan terhadap bencana. Selain mengalami trauma psikologis, bencana berisiko membuat anak-anak putus sekolah.
Film ‘1 Kakak 7 Ponakan’ dan ‘Sore’ masuk dalam daftar 5 film 2025 pilihan para pengkaji film. Mengapa?
Indonesia sudah memiliki panduan pendidikan perubahan iklim, tapi praktiknya masih lemah dan belum menyasar anak usia dini. Pembelajaran berbasis tempat dapat menjadi salah satu solusinya.
Di balik semua sensasi dan lelucon ‘Zootropolis 2’ terletak pesan tentang komunitas dan keharmonisan antarspesies.
Pembatalan konser Dewa 19 di Aceh bukan sekadar keputusan moral tapi juga indikator bahwa regulasi budaya Aceh belum siap menghadapi perubahan zaman.
Di tengah situasi bencana, anak-anak butuh perhatian khusus. Dukungan psikologis awal (PFA) bisa jadi langkah sederhana untuk membantu mereka.
Kemampuan menggunakan lebih dari satu bahasa bukan sekadar soal keterampilan, tapi juga rahasia awet muda.
Penulis dan peninjau artikel ilmiah kini dapat berkolaborasi dengan AI. Bagaimana memastikan penggunaannya tidak menyalahi etika akademis dan integritas ilmiah?
TKA menunjukkan hasil akhir, bukan perbedaan kondisi awal yang membentuk proses belajar murid. Sehingga perlu kehati-hatian dalam menjamin keadilan hanya berdasarkan prestasi agar tidak berujung pada legitimasi ketimpangan antarkelompok.
Pemerintah bagikan ‘smartboard’ untuk digitalisasi pembelajaran: Keputusan cerdas atau malah bikin cemas?
CC BY49,1 MB (download)
Presiden Prabowo Subianto baru saja meresmikan Program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas. Program ini ditujukan sebagai upaya membangun ruang belajar yang lebih setara, interaktif, dan relevan…
Kesadaran terkait sains terbuka tidak lantas mendorong penelitian lebih etis. Perlu upaya bersama dari peneliti, institusi pendidikan, hingga penerbit ilmiah.
Pelestarian objek warisan sejarah dan budaya sering kali menghapus makna sosial lain. Gedung Sjahrir yang sebenarnya merupakan rumah milik keluarga Kwee adalah contohnya.
Dengan banyaknya kasus kekerasan dan kematian remaja di sekolah akhir-akhir ini, sekolah perlu mengembangkan ekosistem empati. Mengapa?
Di era ketika AI mampu menghitung segalanya, tugas guru adalah mengajarkan siswa untuk berpikir, bernalar, dan menemukan makna di balik simbol dan rumus.
Dalam bukunya, ‘Madilog’, Tan Malaka menyerukan agar masyarakat meninggalkan logika mistik dan memeluk nalar sains. Tapi benarkah mitos tidak memiliki fungsi di masyarakat?
The history of sound is never confined to a single place. It can emerge from evolving encounters or the creativity of local communities.
Selama berabad-abad, disabilitas digunakan sebagai metafora yang menakutkan dalam genre horor. Namun, gelombang baru pembuat film kini menantang cara pandang problematis tersebut.
Sekolah Garuda belum mampu menjawab persoalan utama pendidikan Indonesia, yaitu rendahnya kualitas pembelajaran massal.
Meningkatkan kecakapan digital orang tua dan bermain bersama adalah salah satu cara untuk membuat Roblox menjadi platform bermain yang lebih aman bagi anak.
Banyak ayah menghadapi berbagai tantangan dalam mengasuh anak dengan kebutuhan khusus. Solusinya ada pada dukungan dan kerja sama dengan ibu.























