Lingkungan – Artikel, Analisis, Komentar
Menampilkan 201 - 225 dari 1012 artikel
Meski negara mengembalikan hutan adat kepada masyarakat adat Pandumaan-Sipituhuta, kerusakan hutan akibat eksploitasi PT TPL sudah terlanjur menghancurkan ekosistem.
Film ‘Jaws’ berhasil mendorong banyak riset tentang hiu. Mitos hiu sebagai hewan bengis sudah seharusnya ditinggalkan.
RI bersiap membangun pembangkit listrik dari energi nuklir. Pengelolaan limbah nuklir harus dipikirkan bersamaan dengan reaktor, tak bisa jadi urusan belakangan
Tingginya aktivitas digital Indonesia ditopang energi fosil, menciptakan jejak emisi karbon signifikan yang menjadi tantangan bagi pencapaian target iklim nasional.
Pernyataan Ketua PBNU Ulil Abshar Abdalla atau Gus Ulil yang menyebut para penolak tambang sebagai wahabi lingkungan, menuai kontroversi.
Perempuan-perempuan adat suku Dayak mulai berkebun cabai sebagai sumber ekonomi alternatif menuju transisi energi pasca-batu bara.
Aktivitas tambang di pulau kecil seperti Raja Ampat bertentangan dengan undang-undang, sehingga harus izinnya haru dicabut.
Tanpa transisi ke energi terbarukan, kendaraan listrik tidak akan bisa menurunkan emisi.
Desain rumah ramah lingkungan bisa mengurangi konsumsi energi rumah tangga secara drastis.
Bioplastik bukan solusi mengatasi polusi plastik. Mengurangi konsumsi dan membatasi produksi adalah solusi terbaik.
Air adalah kebutuhan dasar, tapi jarang dibahas serius di pendidikan atau kebijakan. Mengapa kita abai ilmu air, padahal dampaknya nyata—dari krisis air bersih hingga banjir?
Kebiasaan yang dicontohkan orang lain lebih berpengaruh terhadap perilaku pro-lingkungan Gen Z, dibanding perintah atau suruhan.
Terlepas dari penetrasi yang cepat dalam ekonomi digital, kerangka kerja hukum dan peraturan ASEAN masih terjebak dalam era pra-digital.
Despite its rapid penetration in the digital economy, the ASEAN legal and regulatory frameworks are still stuck in a pre-digital past.
Di era Prabowo Subianto, peta jalan transisi energi dalam Permen ESDM 10/2025 menjadikan pensiun dini PLTU sebagai opsi, bukan kewajiban.
South Sulawesi’s rural youth navigate livelihood uncertainty and seek pathways towards hopeful futures.
Temuan kasus pagar laut Tangerang dan HGB laut di berbagai daerah memberi pelajaran penting: ketika negara lalai dan pemerintah melempem, warga harus bergerak.
Zilenial memilih karier sesuai nilai dan nurani, seperti green jobs, yang memberi penghasilan sekaligus dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Sampai saat ini belum ada program yang mampu menghidupkan kembali fungsi handil. Negara semestinya mengakui peran pengetahuan lokal dalam mengelola lanskap gambut.
Survei tahun 2025 pada 4.501 siswa SMA di empat kota di Indonesia menunjukkan bahwa terdapat 3 kategori siswa dalam pendidikan perubahan iklim: si Ragu, si Pelajar, dan si Advokat.
Neneng Rosdiyana menyingkap kegagalan komunikasi kita menjangkau akar rumput, sehingga potensi “Nenengisme” untuk mengubah cara komunikasi lingkungan layak digali.
Di tengah tingginya kebutuhan dan minat akan ruang terbuka hijau, eksistensinya justru semakin tergerus pembangunan kota yang kian masif.
Longsor bawah laut bisa memicu tsunami. Longsor bisa membesar hingga 13 kali lipat.
Pola makan berbasis nabati bisa mengurangi jejak karbon dan emisi gas rumah kaca.
Pari manta karang lebih sering menghabiskan waktu di luar kawasan konservasi, riset mengungkap beberapa lokasi baru habitat mereka.























