Lingkungan – Artikel, Analisis, Komentar
Menampilkan 251 - 275 dari 1012 artikel
Tata kelola iklim global kini telah bergeser dari pendekatan top-down ke bottom-up karena bangkitnya kesadaran akan demokratisasi iklim. Sayangnya, Indonesia justru berjalan ke arah sebaliknya.
Lembaga filantropi banyak berkontribusi dalam ketahanan pangan,namun mereka sendiri juga menghadapi tantangan keberlanjutan.
Tanpa pengelolaan yang tepat, program budi daya rumput laut dapat membahayakan keanekaragaman hayati laut dan masyarakat yang bergantung pada ekosistem laut
Perlindungan dan pemulihan lahan bakau dan gambut dapat mengurangi lebih dari setengah emisi karbon dari penggunaan lahan di Asia Tenggara. Namun, masih banyak tantangan.
Karena laba-laba tidak memiliki antena seperti serangga, cara mereka mencium bau telah lama menjadi misteri. Penelitian kami ungkap faktanya.
Pemerintahan gencar mengobral bisnis carbon capture and storage (CCS) kepada negara lain. Sudah banyak preseden gagal di negara lain.
Bumi telah melewati batas 1,5°C yang digariskan dalam Perjanjian Paris, di mana para ilmuwan memperkirakan akan terjadi kerusakan besar pada sistem pendukung kehidupan planet kita.
Skor kebebasan akademis Indonesia terus menurun. Rencana Prabowo menggenjot swasembada pangan dan energi dapat menjadi alarm bagi para ahli lingkungan Indonesia.
Indonesia punya peluang besar berjaya di kancah dunia lewat pengembangan riset biodiversitas.
Perspektif gender dan inklusi sosial kian hilang dalam kebijakan adaptasi perubahan iklim pemerintah daerah. Ini alasan pemda perlu menguatkan aspek tersebut dalam penyusunan kebijakan.
Karena rata-rata pesantren berada di kawasan hijau, maka pengelolaan bisnis pesantren berpeluang mengimplementasikan ekonomi hijau
Kebijakan yang terarah sangat penting untuk memperkuat suara perempuan dalam perhutanan sosial, memastikan keputusan yang adil dan manfaat yang merata.
Ekspansi tambang nikel memang memacu deforestasi. Namun, masyarakat di Sulawesi merasakan perpaduan manfaat dan tantangannya.
Lautan telah jauh lebih hangat selama dua tahun terakhir. Bumi pun baru saja mencatat rekor panas global lainnya. Apa yang terjadi?
Keberlanjutan bambu menjadi tantangan apabila tanaman ini dieksploitasi secara berlebihan, misalnya melalui praktik asal tebang ataupun penanaman serta pemeliharaan yang tidak tepat. Bambu bisa mati bahkan punah.
Raja Ampat menjadi lokasi pertemuan manta karang dan manta oseanik. Boleh jadi ada perkawinan campuran di sini, meski kemungkinannya masih perlu dibuktikan.
Perubahan iklim menyebabkan banyak persoalan keberlanjutan dalam budi daya kopi di Aceh Tengah. Petani kopi perlu mendapatkan dukungan dan pendampingan memadai dari pemerintah.
Permukiman saat ini juga memengaruhi risiko kebakaran.
Indikasi lemahnya fungsi lindung terlihat dari adanya seratus titik longsor di hutan Batutegi pada 2024. Sebagian kejadian longsor berlokasi di kebun kopi petani yang belum dipanen.
Sejak lebih dari 20 tahun lalu, saya terlibat dalam perencanaan ruang yang seimbang antara fungsi produksi dan konservasi. Proyek lumbung pangan seharusnya dapat mengadaptasi keseimbangan ini.
Industri modul surya Indonesia malah lesu di tengah peluang pasar global yang semakin terbuka. Jika ingin menjadi raja modul surya, Indonesia harus mengatasi berbagai hambatan regulasi dan teknis.
Riset temukan bahwa polusi tak hanya membahayakan pernapasan, tetapi juga kulit.
Seseorang yang terpapar polutan PM2,5 berkonsentrasi tinggi berisiko besar mengalami eksim.
Struktur bangkai kapal yang mulai rusak dapat melepaskan zat beracun ke lingkungan.
Impor listrik dari Sumatra lebih murah dan lebih bersih dibandingkan listrik berbasis gas fosil Singapura.
Dari konferensi ini kita belajar bahwa dunia masih enggan mengatur produksi plastik yang berkelanjutan.























