Articles on Kesetaraan gender
Displaying 41 - 60 of 85 articles
Duta besar perempuan cenderung tidak ditempatkan di negara-negara strategis. Duta besar perempuan juga kerap ditempatkan di negara dengan kesetaraan gender cukup tinggi.
Karena terpinggirkan secara sistemik, komunitas transgender menghadapi kesulitan lebih besar dalam mengakses layanan kesehatan mental.
Indonesia bisa jadi model yang baik bagi pemerintah Taliban terkait bagaimana suatu negara mayoritas Muslim maupun organisasi keagamaan dapat memperluas akses pendidikan bagi anak perempuan.
Taliban telah menunjukkan indikasi kekerasan dan penindasan terhadap perempuan seiring dengan kembalinya Taliban menguasai Afghanistan.
Pemangku kepentingan dan masyarakat mendukung UU yang mengatur pencegahan kekerasan seksual. Namun sebagian besar masyarakat tidak tahu adanya RUU Penghapusan Kekerasan Seksual yang sedang dibahas.
Perempuan yang aktif dalam masyarakat, serta memiliki modal dan peran sosial kuat berpeluang besar untuk berperan dalam meningkatkan ketahanan dan kesiapan masyarakat menghadapi bencana.
Gerakan emansipasi perempuan melalui pendidikan sudah dimulai sejak 120 tahun lalu. Telah banyak kemajuan yang dicapai, namun masih ada tantangan tersisa.
Menurut mereka, ketiga masalah ini masih menjadi persoalan serius dalam 10-20 mendatang.
Ada kecenderungan dalam advokasi kebijakan yang menghambat kemajuan perempuan dan membatasi kebebasan perempuan dalam memilih.
Ketika perempuan harus menghabiskan berjam-jam untuk mendapatkan air demi keluarganya, penghasilannya akan berkurang dan juga kontribusinya terhadap komunitas.
Patriarki adalah penghalang tak kasat mata, termasuk dalam dunia sains internasional. Butuh usaha gigih kita bersama untuk merobohkannya.
Ketidaksetaraan gender masih terjadi di dalam dunia kesehatan. Di tengah pandemi, kepemimpinan perempuan di bidang kesehatan masih terpinggirkan.
Guru dan kepala sekolah perempuan cenderung memiliki kinerja yang lebih baik dibanding laki-laki, namun guru perempuan cenderung lebih lama mendapatkan kesempatan menjadi kepala sekolah.
Kelompok yang rentan semakin berisiko saat bencana terjadi. Pandemi jelas tidak bisa dihadapi sendiri.
Perempuan di Indonesia melakukan aktivisme lingkungan justru berasal dari gerakan keseharian yang relevan.
Pilihan untuk menunda pernikahan atau tetap melajang tampaknya menjadi keputusan yang semakin sering dilakukan, baik sukarela atau tidak.
Tenaga kerja perempuan masih mengalami banyak permasalahan di Indonesia. Sudah ada undang-undang yang mengatur hak ini dengan jelas, namun belum dilaksanakan dengan baik.
Penelitian baru saya menyoroti kisah yang tidak banyak diketahui tentang peran perempuan dalam sejarah Muslim Inggris.
Perempuan masih merasa malu jika harus bercerai karena nilai-nilai tradisional yang ditanamkan dan hukum yang membatasi peran suami-istri.
Partisipasi pekerja perempuan di Indonesia stagnan di angka 50% di tiga dekade terakhir, ini adalah sebuah misteri karena pertumbuhan ekonomi Indonesia yang signifikan dalam periode yang sama.



















