Articles on Gender
Displaying 1 - 20 of 101 articles
Kekeringan makin meluas, krisis air terjadi di banyak wilayah. Perempuan menjadi pihak paling terdampak.
Riset membuktikan bahwa praktik agroforestri yang sesuai konteks lokal dan peka gender mampu memperkuat ketangguhan sosio-ekologis warga pulau kecil.
Perempuan dan orang muda di pesisir kerap diselebrasi karena ketangguhannya menghadapi krisis iklim. Namun, di balik resiliensi itu, terdapat ketimpangan, eksklusi, dan keterpaksaan untuk bertahan.
Ibu yang bekerja kerap disalahkan saat terjadi kekerasan pada anak di daycare. Padahal, sistem perawatan kita yang belum kokoh adalah akar masalah sebenarnya.
Seksisme digital bukan lagi sekadar kumpulan opini yang terpisah atau bersifat individual. Seksisme telah berkembang secara sistemik lewat platform digital dan berdampak nyata di dunia offline.
Pekerja rumah tangga (PRT) masih belum diakui pekerjaan sungguhan. Bias gender dan ketimpangan relasi ternyata turut berperan dalam membentuk pandangan rendah atas kerja-kerja yang PRT lakukan.
Kasus dugaan kekerasan seksual di FH UI bukan lagi hanya soal pelaku, tetapi soal ekosistem yang permisif terhadap perilaku tumbuh tanpa koreksi sosial yang memadai.
Kebiasaan merokok suami lebih mudah diubah ketika laki-laki punya kesadaran aktif untuk berhenti.
Inilah ‘toxic masculinity’, ketika pemerintah merasa jadi ‘bapak’ yang berusaha keras mengendalikan semuanya, padahal kapasitas materialnya dalam melindungi warga dipertanyakan.
Perempuan peneliti di Indonesia menghadapi berbagai tantangan serius. Mulai dari tuntutan akademis yang tinggi, stigma sosial, hingga ‘double glass ceiling’.
Norma dan sistem yang tidak mendukung membuat laki-laki semakin sulit untuk terlibat secara penuh dalam pekerjaan rumah tangga
Meskipun jumlah perempuan di dunia diplomasi terus meningkat, ideologi ibuisme negara nyatanya terus bertahan melalui berbagai praktik formal dan informal yang ada.
Studi: Ombdusman masih kurang efektif dalam memenuhi keadilan gender secara internal. Ini memengaruhi penyelesaian kasus secara eksternal.
‘Performative male’ hanyalah cara lain mengekspresikan maskulinitas.
Meski negara mengembalikan hutan adat kepada masyarakat adat Pandumaan-Sipituhuta, kerusakan hutan akibat eksploitasi PT TPL sudah terlanjur menghancurkan ekosistem.
Perspektif gender dan inklusi sosial kian hilang dalam kebijakan adaptasi perubahan iklim pemerintah daerah. Ini alasan pemda perlu menguatkan aspek tersebut dalam penyusunan kebijakan.
Kebijakan yang terarah sangat penting untuk memperkuat suara perempuan dalam perhutanan sosial, memastikan keputusan yang adil dan manfaat yang merata.
The Conversation Indonesia menjadi kolaborator acara SHELebrate 2024
Generasi muda saat ini kian memprioritaskan karir, pendidikan, dan pengembangan diri dibandingkan berkeluarga. Mengapa?
Kemampuan negosiasi seksual penting untuk dimiliki perempuan menikah di Indonesia. Hal ini bisa membantu perempuan terhindar dari hal-hal yang mengancam kesehatan dan keselamatan mereka.

















