Articles on Biodiversitas
Displaying 1 - 20 of 63 articles
Mendokumentasikan keanekaragaman hayati Kalimantan tak lagi harus mengejar satwa langsung. Lewat metode eDNA, segelas air sungai dapat mengungkap jejak kehidupan yang tersembunyi di dalam hutan.
Menilai hubungan kekerabatan antarspesies membutuhkan upaya tambahan. Namun, riset kami terhadap 422 spesies burung di 1.410 titik mengungkapkan bahwa informasi itu amat berharga karena memberikan gambaran lebih mendalam: seberapa banyak sejarah evolusi yang sebenarnya sedang kita lindungi.
Ketika kebakaran memusnahkan populasi satwa sebelum sempat diteliti, Indonesia juga bisa kehilangan informasi genetik yang mungkin tidak akan pernah bisa dipulihkan.
Berbagai tekanan terjadi secara bersamaan dan mengancam kelangsungan hidup orangutan Tapanuli—mulai dari industri ekstraktif, penebangan hutan, perluasan lahan pertanian, hingga perubahan iklim.
Riset terbaru menunjukkan Raja Ampat memiliki populasi hiu berjalan terpadat di dunia untuk seluruh genus hiu ini. Masyarakat lokal terutama ibu-ibu dan perempuan muda di Pulau Arborek ikut terlibat dalam riset.
Dengan bantuan teknologi eDNA, riset menemukan keberadaan hiu epaulette berjalan yang endemik di perairan Raja Ampat.
Apakah bioteknologi gene editing bisa mendukung petani kecil dan membantu Indonesia mencapai kedaulatan pangan, ataukah hanya akan semakin memperdalam ketimpangan.
Di desa-desa terpencil di Borneo, penduduk setempat mendapatkan penghasilan dengan merekam satwa liar — mengubah paradigma konservasi.
Teknologi eDNA membuat riset laut dalam lebih mudah dan murah. Indonesia perlu membangun konsorsium nasional eDNA untuk kebijakan dan pemantauan biodiversitas laut.
Penelitian terbaru menemukan bahwa sapi madura punya keanekaragaman tertinggi di antara sapi domestik global akibat aliran gen dari banteng pada abad ke-7.
Bentang Laut Kepala Burung, Papua menjadi habitat penting hiu paus muda. Namun, lebih dari 75% hiu paus di kawasan ini terluka.
Penelitian menunjukkan strategi penyerbukan bunga bangkai sangat unik dan tidak biasa.
Aktivitas tambang di pulau kecil seperti Raja Ampat bertentangan dengan undang-undang, sehingga harus izinnya haru dicabut.
Pari manta karang lebih sering menghabiskan waktu di luar kawasan konservasi, riset mengungkap beberapa lokasi baru habitat mereka.
Salah satu proyek di Indonesia memperkenalkan skema ‘imbalan untuk melepaskan’ yang mendorong nelayan untuk menyelamatkan tangkapan sampingan hiu dan pari.
Big data biodiversitas mendesak dibutuhkan untuk perlindungan biodiversitas yang lebih baik.
Karena laba-laba tidak memiliki antena seperti serangga, cara mereka mencium bau telah lama menjadi misteri. Penelitian kami ungkap faktanya.
Indonesia punya peluang besar berjaya di kancah dunia lewat pengembangan riset biodiversitas.
Tulisan ini bercerita tentang bagaimana perbedaan komposisi lumut di dua lereng gunung yang berseberangan dipengaruhi oleh iklim dan topografi, dan karenanya membentuk zonasi yang berbeda.
Keanekaragaman hayati di ambang kritis. Ini menjadi PR besar bagi pemerintahan mendatang di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran untuk menyusun strategi konservasi yang inklusif dan berkelanjutan.
















