Articles on Pemilu
Displaying 41 - 60 of 62 articles
Mengenai bias kognitif kita dan menghindarinya akan membantu kita dalam membuat keputusan yang tepat dalam pemilihan umum, yang tentunya akan berkontribusi buat masa depan bangsa yang lebih baik.
Aturan pengelolaan dana kampanye yang ada masih memiliki beberapa celah yang jika tidak diperbaiki justru bisa mendorong praktik-praktik kecurangan tetap terjadi.
Memahami isu intoleransi melalui angka-angka memang penting. Tapi mengetahui penyebab mengapa orang menjadi tidak toleran jauh lebih penting.
Menyajikan analisis empiris pertama tentang kinerja MK terhadap kasus-kasus penting antara tahun 2004 dan 2016, penelitian kami menunjukan bahwa MK tetap independen.
Ketika pemerintah memutuskan untuk membatasi akses terhadap media sosial demi menjaga hak untuk hidup tanpa ketakutan, tidak bisa disimpulkan telah terjadi pelanggaran HAM.
Berpikir konspiratif berakar dari kecurigaan berlebihan bahwa suatu kejadian penting merupakan hasil rekayasa sekelompok kecil orang yang sangat berkuasa.
Disrupsi digital merupakan salah satu tantangan terbesar yang bisa diberdayakan untuk sebuah lompatan kuantum guna membentuk kemakmuran berlipat pada masa depan.
Bertanding kembalinya Jokowi mungkin membahayakan keanekaragaman hayati global, karena ia mengancam mengingkari moratorium pembukaan perkebunan kelapa sawit baru.
Gerakan voluntarisme politik kini menjadi tren berpolitik jalan tengah anak muda yang tidak biasa dengan hierarki dan institusi.
Inilah yang harus Anda ketahui tentang pemilu dan pilpres di Indonesia dan apa yang dipertaruhkan.
Ketakutan adalah bagian dari kelangsungan hidup manusia. Pihak tertentu yang ingin memanipulasi telah belajar bahwa sifat manusia ini dapat dieksploitasi.
Seharusnya gunakan dulu satu sistem selama lima kali pemilu, lalu evaluasi untung-ruginya untuk negara. Tidak ada satu sistem pemilu terbaik di dunia, tapi sistem pemilu yang cocok di setiap negara.
Facebook sudah menutup akun-akun bermasalah. Tapi apakah prosedur penutupannya sudah transparan?
Capaian yang disampaikan oleh Joko Widodo tidak mampu dikritisi oleh Prabowo Subianto yang cenderung bicara pada tataran prinsip saja.
Masalahnya, fanatisme buta itu bisa tumbuh subur di iklim politik yang demokratis. Orang yang fanatik berlebihan bisa melakukan bias kognitif.
Kemenangan politisi perempuan pad pemilu paruh waktu Amerika Serikat beberapa waktu yang lalu sedianya dapat menjadi contoh bagi perempuan Indonesia untuk melawan kekolotan politik tanah air.
Hampir satu bulan masa kampanye pemilihan presiden berjalan, banyak kekeliruan berlogika dalam argumen-argumen politik kedua kubu.
Mantan narapidana harus diberikan kesempatan yang adil untuk menebus kesalahan mereka sesudah menjalani hukuman.
Legislator perempuan dan laki-laki beda pendapat mengenai penyebab sulitnya perempuan menang dalam pemilu. Mereka juga beda pendapat mengenai legitimasi dan efektifitas kebijakan kuota gender.
Praktik politik kotor di Malaysia menjelang pemilihan umum telah membuat krisis demokrasi global semakin memburuk.



















