Articles on Ketahanan pangan
Displaying all articles
Sampai saat ini belum ada program yang mampu menghidupkan kembali fungsi handil. Negara semestinya mengakui peran pengetahuan lokal dalam mengelola lanskap gambut.
Petani bergulat dengan tantangan perubahan iklim, mencoba berbagai cara untuk tetap bertahan.
Lembaga filantropi banyak berkontribusi dalam ketahanan pangan,namun mereka sendiri juga menghadapi tantangan keberlanjutan.
Karena praktik-praktik tak berkelanjutan, sistem pertanian Indonesia sangat rapuh di segala sisi.
CC BY-SA61.2 MB (download)
Pangan adalah kebutuhan dasar manusia yang paling penting. Pemenuhannya adalah bagian dari hak dasar yang dijamin oleh UUD 1945 untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Negara wajib memastikan…
Indonesia masih mengandalkan proses kerja manual dalam mengelola pertaniannya. Digitalisasi perlu diperkuat demi mencegah penurunan produktivitas dan ancaman kerawanan pangan.
Kita perlu mengendalikan populasi keong mas agar tidak merusak kehidupan manusia. Perubahan iklim juga meningkatkan populasi keong mas.
Pertanyaan ini penting agar kegagalan proyek pertanian skala besar di era Orde Baru tidak terulang. Proyek ini mendegradasi rawa gambut sekaligus memicu kebakaran hebat pada akhir dekade 1990-an.
Sebelum “hegemoni” beras, masyarakat suku Tolaki mengenal tanaman sagu sebagai bahan pangan pokok. Sayangnya, politik pangan membuat sagu perlahan-lahan tersisihkan.
Pemerintah membatasi impor bahan pangan. Padahal, rentai nilai global dalam perdagangan internasional dapat membantu ketahanan pangan dan memperkuat industri makanan minuman berorientasi ekspor.
Berbagai program terkait diversifikasi pangan yang sudah dilaksanakan sejak lama oleh pemerintah seharusnya dapat dilaksanakan secara konsisten dan diperbesar sasaran dan volume kegiatannya.
Pandemi berimbas baik dan buruk bagi lingkungan hidup, untuk Indonesia dan global.
Bergantungnya persediaan daging sapi pada impor menyebabkan kenaikan harga yang merugikan pedagang.
Bagaimana pun, pemerintah perlu mengawasi secara ketat produsen makanan dan menjamin ketersediaan pangan yang aman serta bermutu di tengah pandemi COVID-19.
Hutan merupakan penyangga yang esensial di antara manusia dan kehidupan liar — dan virus yang mereka bawa. Agrikultur global menghancurkan hutan, merusak biodiversitas, dan membahayakan manusia.
Mayoritas kedelai PRG diimpor dari Amerika Serikat. Walau PRG telah banyak dikonsumsi di Indonesia, ada berapa misinformasi terkait dampak produk ini yang perlu diposisikan secara benar.
Suku Marind di Papua menganggap hutan, tumbuhan dan hewan sebagai keluarga. Namun, hubungan multispesial yang dihargai secara budaya ini sedang terganggu oleh proyek pengembangan kelapa sawit.
Jika lahan sawah terus berkurang, produksi padi akan turun, stabilitas pangan untuk rakyat terancam. Sayangnya selama puluhan tahun, data lahan tidak akurat.
Menempatkan kepiting kecil di gelas plastik jus menyelamatkan mereka dari kanibalisme. Kepiting bisa dibesarkan bersamaan dengan ikan bandeng di satu kolam.

















