Articles on Gojek
Displaying 1 - 20 of 29 articles
Pilihan Indonesia untuk mengkategorisasikan ojol sebagai pengusaha UMKM berisiko berjalan mundur dari tren baik yang ada di tingkat global.
Memangkas potongan aplikator cuma solusi instan dari sekian banyak pekerjaan rumah menciptakan keadilan bagi 7 juta driver ojek online dan puluhan juta pekerja informal lainnya.
Algoritma rekomendasi AI pada platform antar makanan tak hanya memengaruhi pilihan konsumen, tetapi juga menentukan peluang ekonomi dan masa depan restoran UMKM
Tanpa standar yang jelas, pengguna akan sulit membedakan antara komitmen lingkungan yang serius dan promosi hijau yang dangkal.
Dalam jangka panjang, praktek seperti ini dapat menggerus kepercayaan yang berarti turut berimbas pada perusahaan penyedia layanan transportasi tersebut.
Peran strategis pemerintah dibutuhkan dengan menjadikan perpres ini sebagai langkah awal membongkar struktur yang selama ini mengabadikan ketimpangan.
Pengemudi ojol bebas menentukan jam kerja. Tetapi kebebasan itu dibatasi oleh sistem insentif, target performa, prioritas order, dan penurunan peluang pendapatan.
Pemerintah perlu mengawasi merger ini tetap menjaga keseimbangan pasar dan perlindungan bagi konsumen dan mitranya.
Dengan dukungan pelatihan yang tepat sasaran, peluang untuk mendapat akses pekerjaan yang lebih layak akan terbuka lebar bagi para sopir ojol.
Kebiasaan pesan makanan ‘online’ berisiko membahayakan kesehatan. Harus ada regulasi tegas untuk ciptakan ruang digital yang mementingkan kesehatan masyarakat.
Situasi ini dimanfaatkan oleh pemberi kerja, terutama dalam sektor informal yang mempekerjakan pekerja gig melakukan aksi eksploitasi.
ASEAN sedang menggagas integrasi ekonomi digital kawasan. Apakah ini peluang atau bencana bagi Indonesia?
Polemik THR bagi pengemudi ojol terus berulang tanpa solusi jelas, bukti negara abai mengatur hubungan kerja yang timpang.
Tempat usaha yang tidak ‘melototi’‘melototi’ konsumernya dalam memberi tip bisa konsumernya mengembangkan reputasi yang lebih baik dan basis pelanggan yang lebih loyal
Solusi ini membutuhkan itikad dari pengelola platform dan juga kesadaran lingkungan konsumen.
Agama menjadi pegangan pekerja rentan di tengah terpaan eksploitasi, di antaranya melalui komunitas satu profesi. Sayangnya, penerapannya belum bisa mendorong kondisi kerja yang lebih layak
Menghadapi potensi eksploitasi perusahaan teknologi, mitra dan konsumen dapat membuat platformnya sendiri. Koperasi yang menekankan pada asas sukarela dan kekeluargaan dapat menjadi alternatif.
Meski ekonomi gig tengah pesat berkembang, Indonesia belum memiliki basis data yang menggambarkan besaran dan sebaran pekerjanya. Sebuah riset berusaha memberikan ilustrasi dan menjembatani kekosongan ini.
Pemerintah telah mengumumkan kenaikan tarif dasar bagi platform ojek online, yang selama ini kerap memicu protes dari pengemudi. Apakah ini berarti tuntuntan pengemudi ojek online telah terjawab?
Tuntutan pengemudi lebih sering dijawab dengan algoritma aplikasi dan diskusi satu arah. Aksi protes jadi pilihan pengemudi untuk melawan “pembungkaman”.



















