Articles on Ford Foundation
Displaying 1 - 20 of 23 articles
Studi terbaru menyatakan 1 miliar orang berisiko besar meninggal sebelum waktunya pada akhir abad ini akibat perubahan iklim. Berikut tujuh kebijakan energi yang bisa menyelamatkan nyawa mereka.
Kencangnya laju emisi mengurangi jatah CO2 yang bisa kita lepaskan untuk membatasi suhu Bumi 1,5°C. Dengan tingkat emisi saat ini, bujet karbon kita tersisa 7 tahun lagi.
Penjajahan dilakukan oleh pihak-pihak yang kuat, tak hanya pihak asing. Masyarakat adat menjadi pihak terjajah karena ruang hidup yang terebut dan hak-hak mereka diberangus.
Warga lokal membutuhkan peningkatan kemampuan pengolahan hasil hutan dan pemasaran menjadi cuan untuk menopang penghidupan mereka.
Kenaikan muka air laut, badai, dan gelombang tinggi membawa dampak di kawasan pesisir tanpa membeda-bedakan jenis kelamin. Konstruksi gender yang membuat dampak tersebut menjadi berbeda.
Tak hanya memangkas emisi dan melindungi lingkungan, bursa karbon memiliki begitu banyak manfaat bagi perusahaan. Ini bagaimana cara memaksimalkan potensi bursa karbon di Indonesia.
Riset menunjukkan masih banyak masyarakat hutan terjebak dalam kemiskinan kronis, hidup terisolasi dalam keadaan memprihatinkan, dan kurang mendapat perhatian pemerintah.
Masyarakat Gili Matra aktif dalam usaha memulihkan karang. Mereka juga mencoba mencari penghasilan tambahan untuk beradaptasi dengan risiko kerusakan ekosistem karang akibat krisis iklim.
Riset terbaru mengungkapkan ratusan kawasan konservasi di Indonesia akan mengalami pemutihan karang parah setiap tahun akibat pemanasan suhu laut. Pemutihan parah akan terjadi tiga tahun lagi.
Amonia melepaskan nitrogen yang ratusan kali lebih berbahaya dari emisi karbon di atmosfer.
Konflik Rempang menunjukkan bahwa unjuk gigi energi bersih negara-negara global justru menciptakan “zona pengorbanan” di negara-negara berkembang.
Konflik Rempang menunjukkan bahwa unjuk gigi energi bersih negara-negara global justru menciptakan “zona pengorbanan” di negara-negara berkembang.
Daerah-daerah tuan rumah PLTU merasa diacuhkan dalam rencana transisi energi nasional.
Persiapan pengendalian kebakaran sudah dilakukan dari jauh-jauh hari, tapi Indonesia masih kewalahan.
Habitat ‘karbon biru’ memang menyimpan banyak karbon, tapi tidak cukup andal untuk menebus emisi yang kita hasilkan.
Kita perlu segera mereformasi cara mengukur dan menjual konservasi hutan sebagai cara untuk mengimbangi emisi.
Meskipun kendaraannya tak lagi membakar bensin atau solar, ketika mengisi baterai kendaraan, kita menancapkan kabel kendaraan pada listrik yang berasal dari pembakaran batubara.
Lignin yang berasal dari kayu sama kuatnya dengan baja. Pemanfaatannya masih terganjal teknologi pengolahan yang murah dan ramah Bumi.
The demand for the minerals needed to build clean energy technology currently exceeds the available supply. If this issue continues, governments may find it hard to reach their clean energy targets.
Jika dana “Loss and Damage” dapat dioperasionalkan, dalam hal apa saja pembiayaan tambahan tersebut dapat dimanfaatkan Indonesia? Berikut adalah beberapa saran.


















