Articles on EL Nino
Displaying 1 - 20 of 28 articles
Mengacu pada data historis 1961–2025, laju pertumbuhan PDB Nasional melambat rata-rata 1,48% pada 13 dari 20 tahun kejadian El Niño sejak 1961.
Hukum kadang buta karena konflik kepentingan yang menyisakan masyarakat sebagai korban dengan kerusakan ekologi, psikologis dan kesehatan menahun.
CC BY-SA41.4 MB (download)
Dalam episode SuarAkademia kali ini, kami berdiskusi dengan Sofyan Ansori dari UI seputar karhutla yang menjadi bukti lambannya negara menangani krisis lingkungan. Solusi sejati butuh keberanian politik menghentikan deforestasi dan memulihkan gambut secara konsisten.
Karhutla Kalimantan bukan sekadar dampak El Niño, tetapi akibat tanah yang kehilangan daya simpan air. Pencegahan harus dimulai dari restorasi fungsi ekologi tanah.
Papua mulai menunjukkan gejala menjadi “bentang-kebakaran” baru. Banyak titik api muncul di kawasan PSN energi dan food estate.
Kebakaran gambut sempat mereda, namun keberlanjutan restorasi kini menjadi tanda tanya sejak masa tugas BRGM berakhir pada 2024, dan tugasnya dialihkan.
NTT terancam kekeringan dan krisis air akibat El Niño. Kembali beroperasinya izin tambang semakin memperburuk keadaan.
Di tahun 2026 ini kita menghadapi ancaman Super El Niño dan Karhutla. Kerjasama di akar rumput, antar para pihak sangat diperlukan untuk mengatasinya. Kalau tidak, karhutla hebat seperti di tahun 2015 dan 2019 bisa terulang kembali.
Perubahan dinamika atmosfer saat El Niño dapat memperburuk kualitas udara dan mengancam warga. Sistem kesehatan harus lebih adaptif mengatisipasi kondisi ini.
Fenomena panas perkotaan atau urban heat island memunculkan ketimpangan akses kenyamanan terhadap panas.
Teknologi penanganan panas ekstrem terbatas dan memicu eksklusi digital.
Diperlukan kebijakan adaptasi panas yang inklusif.
Kenaikan suhu tak hanya soal lingkungan, tetapi juga menekan produktivitas UMKM. Studi terbaru menunjukkan pendapatan usaha kecil & menengah di Indonesia bisa turun hingga 14% akibat panas ekstrem.
Sebagian besar wilayah, mulai dari Jawa, Sumatera bagian selatan, Bali, hingga Nusa Tenggara, diprediksi bakal merasakan dampak yang cukup signifikan.
Deforestasi Indonesia meningkat tajam. Tiga provinsi di Sumatera yang mengalami bencana longsor-banjir dahsyat pada penghujung 2025, mengalami lonjakan deforestasi sangat besar.
ENSO (El Niño-Southern Oscillation) dan IOD (Indian Ocean Dipole) sangat menentukan intensitas curah hujan di Indonesia.
Lautan telah jauh lebih hangat selama dua tahun terakhir. Bumi pun baru saja mencatat rekor panas global lainnya. Apa yang terjadi?
Termperatur harian global terus memecahkan rekor. Ini pertanda kita berada di pemanasan Bumi yang melaju kencang.
Indonesia dihantam anomali dari berbagai sisi: El Nino, pemanasan di Laut Cina Selatan, dan kawasan Samudra India sebelah timur.
Kekeringan berdampak parah bagi amfibi, ikan-ikan, primata, kehidupan laut, hingga reptil purba.
Sistem pangan lokal bisa menopang sistem pangan nasional Indonesia yang selama ini masih terpusat.
Protokol aklimatisasi panas, jika dipadukan dengan strategi mitigasi panas, merupakan strategi mencegah cedera akibat panas.



















