Articles on sekolah
Displaying 61 - 80 of 98 articles
Jadi, ketika jarak antara guru dan murid senantiasa melebar, bagaimana kita mendorong siswa mengambil alih proses belajar mereka secara mandiri?
Tutupnya sekolah selama setahun memperparah hilangnya hasil belajar (“learning loss”) murid terutama yang berasal dari kelompok rentan. Ini bisa mempertajam kesenjangan dan mengancam masa depan mereka.
Tanpa sosialisasi yang jelas dan pembekalan guru yang cukup, asesmen baru ala Nadiem akan sekadar menggantikan UN tanpa banyak perbedaan - wajahnya baru, mentalnya sama.
Berikut beberapa sorotan dari satu tahun terjadinya pandemi COVID-19 dalam dunia pendidikan dan anak muda di Indonesia.
Dalam tulisan ini, saya ingin menjelaskan beberapa hambatan dari pengajaran literasi media digital yang ada di Indonesia dan rekomendasi untuk mengatasi hambatan tersebut.
Apakah kebijakan pemerintah pusat untuk menyerahkan pembukaan belajar tatap muka ke pemerintah daerah mulai semester genap tahun ajaran 2020/2021 ini adalah langkah yang tepat?
Kami sebagai peneliti di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencoba memberi penjelasan mengapa pemerintah memutuskan membolehkan membuka sekolah kembali di tengah pandemi.
Survei kami di SMERU Research Institute menemukan peran kepala sekolah di Indonesia belum efektif dalam membantu guru yang kesulitan menjalankan pembelajaran jarak jauh selama pandemi.
Kekosongan regulasi yang operasional menjadi salah satu faktor terhambatnya layanan pembelajaran untuk anak-anak autis yang memadai. Kolaborasi antara aktor pendidikan dan masyarakat juga kurang.
Riset saya di Aceh menunjukkan trauma yang dialami amak ketika kecil bertahan hingga dewasa.
Salah satu skema ‘kurikulum darurat’ anjuran Nadiem - yakni mengurangi Kompetensi Dasar dalam kurikulum - masih bias kelas. Penyederhanaan kurikulum secara mandiri oleh sekolah adalah pilihan terbaik.
Studi kami di SMERU menemukan bahwa penyebab signifikan buruknya kualitas guru adalah rekrutmen yang tidak fokus ke seleksi guru profesional, tapi untuk memenuhi kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pentingnya bahasa Inggris telah mengakibatkan globalisasi pendidikan berjalan satu arah. Padahal, berbagai sistem pendidikan lain memiliki tatanan nilai yang berbeda yang perlu dipertimbangkan.
Penerimaan peserta didik baru (PPDB) berbasis seleksi tanpa nilai - seperti sistem zonasi - mengatasi ketimpangan akses pendidikan antara murid dari keluarga kaya dan miskin.
Bagi tenaga didik yang memiliki banyak murid tanpa akses internet, memanfaatkan SMS dapat menjadi solusi untuk tetap melaksanakan pendidikan jarak jauh.
Riset menunjukkan bahwa anak-anak lebih sedikit terinfeksi virus corona dan tidak berperan utama dalam penularan. Karena itu, disarankan untuk mengembalikan anak-anak ke sekolah secara bertahap.
Pendidikan di Indonesia mudah diakses perempuan, tapi kurikulum dan materi ajar masih diskriminatif.
Riset menemukan bahwa rumah tangga miskin lebih memprioritaskan pendidikan mahal untuk anak laki-laki, sementara anak perempuan dikirmkan ke madrasah yang murah. Kenapa?
Pertanyaanya, apakah guru sudah siap menerima peran dan tanggung jawab ini? Dengan kata lain, apakah guru sudah memiliki kompetensi yang memadai untuk mengaplikasikan penilaian formatif?
Kasus bunuh diri siswi SMP 147 Jakarta Timur membuat komunitas pendidikan mempertanyakan kesehatan mental di lingkungan sekolah. Akademisi menyarankan tiga hal untuk memperbaikinya.



















