Articles on Politik
Displaying 101 - 120 of 121 articles
Riset menunjukkan nepotisme dapat berdampak buruk bagi ekonomi. Namun penelitian saya mengisyarakatkan kebanyakan orang tidak menganggap nepotisme masalah besar.
Beberapa kebohongan cenderung menunjukkan derajat amoralitas, misalnya seperti berbohong bahwa saya adalah kerabat presiden.
Universitas tidak pernah menjadi arena netral yang bisa diisolir dari proses politik.
Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan masalah besar yang sejauh ini luput dari pembahasan: dampak negatif dari pencalonan Ma'ruf terhadap kelompok minoritas.
Memahami gerakan #2019GantiPresiden menjadi penting karena bisa saja gerakan tersebut memengaruhi hasil pilpres tahun depan.
Orang-orang masih belum tahu siapa calon yang akan dampingi Presiden Joko “Jokowi” Widodo dan penantangnya Prabowo Subiantoro dalam pilpres mendatang.
Lepas dari keahlian yang mereka miliki, tidak ada jaminan akademisi mampu menjadi pejabat publik baik. Ada modal lain yang juga harus mereka kuasai.
Legislator perempuan dan laki-laki beda pendapat mengenai penyebab sulitnya perempuan menang dalam pemilu. Mereka juga beda pendapat mengenai legitimasi dan efektifitas kebijakan kuota gender.
Protes anak muda Amerika di bulan Maret lalu menunjukkan ketidakpuasan mereka terhadap para pemimpin. Survei terkini menunjukkan bahwa agenda mereka selanjutnya adalah perubahan sistem ekonomi.
Foto Presiden Joko “Jokowi” Widodo bergaya dengan motor besar, sepatu Vans dan jaket jeans ketika berkunjung ke Sukabumi, Jawa Berat jadi viral di media sosial. Apakah ada makna di balik itu?
Banyak aktivis yang memasuki dunia politik dalam dua dekade demokratisasi Indonesia. Tetapi ini tidak memperbaiki kualitas demokrasi di negeri ini.
Sebelum posting di media sosial pikirkan dulu konsekuensi terburuk dari pesan yang akan Anda kirimkan.
Kemunculan paham Islam di gerakan musik bawah tanah, termasuk, mengundang perhatian banyak orang. Apa kira-kira penyebabnya?
Asalkan eksploitasi politik identitas dihindari dan publik menahan diri dari menyebar kabar bohong, polarisasi bisa bermanfaat.
Seorang peneliti ilmu politik mencari tahu “selera politik” anak muda Indonesia.
Kuota gender yang mewajibkan partai untuk menempatkan perempuan sedikitnya 30 persen di daftar calon tetap (DCT) belum mendongkrak keterpilihan perempuan secara signifikan.
Iklim politik yang gerah, ditambah mudahnya orang berbagi konten kontroversial di media sosial, membuat kita penasaran kapan sebaiknya “berhenti berteman”. Apa saran Aristoteles?
Mulai ada gagasan mengirim lebih banyak tentara menyusul laporan kekerasan di Tembagapura, Papua. Pemerintah jangan gegabah dengan operasi militer.
Kelompok yang disebut sebagai Islam-politik telah mengubah lanskap demokrasi Indonesia. Upaya menyingkirkan Islam-politik dari demokrasi akan kontra produktif. Lantas, apa yang harus dilakukan?
Jawabnya: bila sudah ada alat lain yang bisa dimanfaatkan para politikus untuk ambisi politiknya.



















