Articles on iklim
Displaying all articles
Menghindari skenario terburuk iklim bukanlah kesalahan ilmu pengetahuan seperti tuduhan skeptis Donald Trump, melainkan bukti keberhasilan aksi iklim.
Riset: Pelaporan isu iklim di daerah masih cenderung reaktif, terutama saat muncul tekanan sosial-lingkungan atau demi menjaga kepercayaan publik.
ITCZ bukan sekadar istilah cuaca, melainkan sabuk hujan tropis yang menentukan kapan Indonesia basah atau kering. Memahami pergeserannya penting untuk memetakan risiko krisis air dan bencana di masa depan.
Rangkuman Conversation Corner - Pulitzer Episode 2 “Siapa yang melindungi pekerja ketika bumi semakin memanas?”
Permasalahan kesehatan mental yang ditimbulkan dari efek cuaca panas belum banyak menjadi perhatian masyarakat.
Meskipun kendaraannya tak lagi membakar bensin atau solar, ketika mengisi baterai kendaraan, kita menancapkan kabel kendaraan pada listrik yang berasal dari pembakaran batubara.
Kita perlu mengendalikan populasi keong mas agar tidak merusak kehidupan manusia. Perubahan iklim juga meningkatkan populasi keong mas.
Waspadai produk makanan yang mudah rusak, termasuk daging, unggas, ikan, produk susu, dan telur, bersama dengan apa pun yang diberi label perlu didinginkan.
Banjir, misalnya, dapat mempengaruhi kualitas air dan habitat tempat bakteri dan vektor berbahaya seperti nyamuk dapat berkembang biak dan menularkan penyakit menular ke manusia.
Di gelaran G20 2022, kesiapan pandemi dan ketahanan iklim global menjadi prioritas utama para ilmuwan dunia. Berikut 4 rekomendasi kami untuk Indonesia dan negara-negara dunia.
Pendekatan Planetary Health mengharapkan seluruh penduduk dunia dapat mempunyai kesadaran yang sama untuk mengembalikan sistem alami planet kita pada situasi yang alamiah.
Cukupkah tiap peneliti fokus mendalami rumpunnya masing-masing saja? Berbagai penulis The Conversation menyiratkan pendekatan ini bisa jadi membuat kontribusi mereka ke masyarakat kurang berdampak.
Bentuk aksi iklim anak muda masih didominasi oleh praktik konsumsi ramah lingkungan. Ini penting, tapi kita perlu mendorong bentuk aktivisme yang lebih berdampak.
Kekeringan telah menjadi ancaman besar selama berabad-abad – memicu konflik dan migrasi sejak masa Kekaisaran Ottoman hingga Suriah di masa kini.
Secara alami, Bumi terus berubah meskipun terbilang lambat. Namun, manusia mempercepat perubahan ini dengan pemanasan global.
Banjir adalah fenomena alam. Tapi kerugian akibat banjir adalah sesuatu yang dapat dihindari.
Konservasi terus menerus dilakukan. Tapi ironisnya laju perbaikan lingkungan tidak sebanding dengan degradasinya. Rehabilitasi hutan dan lahan di Indonesia adalah contoh yang nyata. Mengapa?
Apa yang disarankan oleh studi ini adalah bahwa iklim lebih sensitif terhadap gas rumah kaca daripada yang kita duga sebelumnya.













