Articles on Commslab
Displaying all articles
Fatalisme bukanlah karakter bawaan masyarakat. Sikap tersebut sering kali terbentuk akibat kegagalan sistem mitigasi dan absennya negara.
Aceh memiliki warisan hukum adat dan turats yang mengajarkan pelestarian alam–perlu dihidupkan kembali untuk menghadapi krisis lingkungan dan bencana.
Arsitektur ‘Umah Pitu Ruang’ yang lahir dari hubungan harmonis antara manusia, alam, dan adat, terbukti lebih ramah lingkungan dan tahan bencana, termasuk saat banjir Senyar pada November 2025.
Riset menemukan bahwa air di Aceh pascabencana kualitasnya rendah meski terlihat jernih. Ini jadi beban ganda bagi perempuan.
Masyarakat sekitar hutan konservasi Lingga Isaq menjadi korban warisan konservasi era Belanda yang meminggirkan warga. Padahal, jika mereka dilibatkan, warga bisa lebih mendapat keuntungan dari pertanian ramah lingkungan dan menjaga hutan. Sudah banyak riset yang membuktikan hal ini.




