Mellyan merupakan akademisi, penulis, jurnalis, dan pegiat literasi yang saat ini mengabdi sebagai dosen pada Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam, STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh. Sebagai akademisi, ia aktif menulis dan menghasilkan berbagai karya ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal nasional, internasional, maupun buku-buku akademik di bidang ekonomi Islam, sosial, budaya, dan kemanusiaan.

Di luar aktivitas akademiknya, Mellyan menaruh perhatian besar pada dunia kepenulisan, sastra, jurnalisme, serta pelestarian budaya lokal Aceh. Ia pernah menjadi kontributor Pantau dan acehfeature.org, serta bekerja sebagai jurnalis di sejumlah media lokal di Aceh. Pengalamannya juga mencakup penulisan laporan hak asasi manusia di Aceh melalui buku Fakta Bicara (2010) dan Kebenaran untuk Anak Cucu (2012), yang mendokumentasikan berbagai kesaksian dan fakta pascakonflik Aceh.

Karya-karya sastranya telah memperoleh berbagai pengakuan di tingkat nasional. Novel Rapai dan Jazz masuk dalam kategori Naskah Menarik Perhatian Dewan Juri pada Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) 2021. Pada tahun 2013, ia memenangkan Lomba Menulis Cerita Bersambung (Cerber) Majalah Femina melalui karya berjudul Hikayat Negeri Terapung.

Ia juga menjadi finalis Moechtar Lubis Award kategori Feature melalui tulisan 20 Ribu Rok di Meulaboh (2011), meraih Juara Harapan I Lomba Jurnalistik KPU Pusat (2009) dengan tulisan Pemimpin Idaman.

Juara II Kategori Prosa dalam Lomba Menulis Jalur Rempah 2021 melalui karya Rempah: Ritual Menjelajah Samudera. Karya lainnya, Bayang Senja, terpilih sebagai salah satu pemenang dalam program Nulis dari Rumah yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada tahun 2020.

Komitmennya terhadap pengembangan literasi diwujudkan melalui pendirian Basajan Creative School (BCS) dan media daring Basajan.net, yang diprakarsainya bersama suami dan para pemuda di Meulaboh, Aceh Barat.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, ia aktif membangun ruang belajar, mengembangkan budaya baca-tulis, mendampingi penulis muda, serta mendokumentasikan pengetahuan, sejarah, dan kebudayaan lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas dan memori kolektif masyarakat Aceh.

Experience

  • –present
    Dosen Hukum Ekonomi Syariah, STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Contact Mellyan for

  • General
  • Media request
  • Speaking request
  • Consulting / Advising
  • Research collaboration
  • Research supervision