Articles on Youtube
Displaying all articles
Lewat media sosial, toleransi beragama berhasil menemukan bentuk yang lebih cair. Ia hadir dengan cara yang lebih dekat sehingga bisa merangkul lebih banyak orang.
Dari The Doors, Kraftwerk, hingga Justin Bieber: para musisi memiliki sejarah panjang dalam mengeksplorasi makna di balik pertunjukan ‘langsung’.
Denny Caknan bisa sukses tanpa dukungan label karena piawai memanfaatkan semua kekurangannya sebagai bagian dari ‘personal branding’.
Dulu MTV fenomenal dengan jargon video menggantikan radio. Kini MTV harus menerima bahwa ‘streaming’ menggantikan video.
Penelitian terkait flow dan enjoyment menyoroti bahaya kecanduan platform digital, yang didorong oleh strategi pemasaran untuk membuat penonton kecanduan.
Indonesia belum memiliki regulasi yang dapat mendorong tanggung jawab detail platform media sosial untuk memitigasi penyebaran konten ilegal.
Perempuan membutuhkan perlindungan yang lebih baik dari kebencian online dan misogini, baik saat menggunakan media sosial maupun saat bekerja di perusahaan teknologi.
Proses di balik layanan dan sistem interaksi di media sosial punya kekuatan untuk membentuk bagaimana kita menjalin perdebatan di ruang maya.
Bukan melindungi, kewajiban PSE untuk melapor ke Kemnenterian Informasi dan Teknologi malah bisa ancam hak para pengguna.
Menjadi kreator media sosial yang membagikan nasihat keuangan bisa jadi sangat menjanjikan. Tapi, manfaatnya bagi para penonton mereka masih sangat abu-abu.
Dorsey telah menunjukkan bahwa ia berbeda dari orang-orang seperti Mark Zuckerberg yang tetap bertahan di perusahaan tradisional.
Semakin banyak orang kini menjadi kreator konten. Namun, banyak konten yang diunggah justru kontroversial dan memicu polemik sosial. Konsep “kewarganegaraan digital” dalam berkarya bisa jadi solusi.
Upaya menawarkan narasi alternatif dari Peristiwa 1965 terus berlangsung di dunia digital.
Penggunaan media sosial secara intensif dalam pembelajaran memiliki potensi untuk mendistraksi aktivitas belajar murid serta mengancam privasi mereka. Apa yang harus diwaspadai orang tua dan guru?
Dari nikahan Atta-Aurel hingga pengaturan TikTok: mengurai masalah KPI
Masalah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) adalah puncak gunung es dari carut-marutnya sistem penyiaran Indonesia Indonesia.
Batasan definisi ujaran kebencian di Indonesia terlalu luas. Ada pula asumsi unggahan seseorang di medsos pribadi bisa berdampak sangat besar.
Politikus dan partai politik di Indonesia harus bisa menahan diri untuk tidak mengerahkan pasukan siber untuk memenangkan perebutan kekuasaan dalam pemilu dan membelah opini publik terkait kebijakanu .
Rencana KPI untuk mengawasi konten YouTube dan Netflix patut diwaspadai karena berpotensi mengancam kebebasan berekspresi dan merampas hak untuk mendapatkan informasi.
Emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari produksi plastik di era vinil, tidak sebanding dengan emisi server besar di cloud saat ini.


















