Articles on Sepak Bola
Displaying 1 - 20 of 40 articles
Manchester City terancam sanksi berat atas dugaan pelanggaran aturan. Dampaknya dapat meluas ke 13 tim jaringannya di seluruh dunia, mulai dari New York hingga Melbourne.
Pesepak bola Afrika menemukan peluang ekonomi lewat tarkam, tetapi rentan eksploitasi dan minim perlindungan kerja.
Spanyol adalah tim dengan taktik paling komplet. Sementara Argentina tim luar biasa dengan kehebatan yang berbeda. Mereka punya si jenius Lionel Messi.
Meski makin menua dan lamban, kemampuan Messi dalam membaca dan memahami situasi lapangan membuatnya tetap mendominasi di Piala Dunia.
Para pencari bakat tidak hanya menginginkan pesepakbola dengan kebugaran, pergerakan, dan kemampuan kognitif yang baik, tapi juga kelihaian menggunakan kaki kiri.
Levi’s dan Nike meraup untung besar meski tak menjadi sponsor resmi piala dunia. Semua kembali lagi dengan kemampuan dan strateginya masing-masing.
Meskipun pendapatan FIFA telah meroket karena penggemar membayar harga yang lebih tinggi dari sebelumnya, porsi relatif uang yang dialokasikan untuk mendukung pengembangan sepak bola global justru menurun.
Belum pernah terjadi sebelumnya sebuah negara tuan rumah Piala Dunia terlibat perang dengan negara peserta. Lantas, bagaimana nasib tim nasional putra Iran selanjutnya?
Logika ‘pembinaan’ kemudian menjadi basis bagi perumusan kebijakan dengan pemerintah sebagai aktor sentral yang mengendalikan urusan olahraga.
Sebagai permainan, sepak bola menjadi fenomena kultural yang penting untuk memahami manusia. Dalam konteks nasionalisme, sepak bola adalah ruang simulasi untuk merawat kebanggaan sebagai bangsa.
Cedera dan kelelahan sudah mulai menerpa para pemain yang juga dikeluhkan para klub. Semua berujung pada keberlanjutan bisnis
Naturalisasi pemain diaspora di Timnas memicu debat tentang kewarganegaraan dan identitas. Artikel ini membahas peran sepak bola, aturan FIFA, dan diaspora dalam memandang isu kewarganegaraan.
Uang bisa menentukan kekuatan klub bola. Aturan keuangan di Uni Sepak Bola Eropa (UEFA) ada demi menjamin adilnya kompetisi ini. Sayang, aturannya masih cenderung berat sebelah.
Citra suatu negara dapat dibentuk melalui banyak cara. Salah satunya melalui diplomasi olahraga.
Sembari menanti trofi yang tak kunjung datang, penggemar klub bola Manchester United bisa membaca ‘Waiting for Godot’ untuk mengelola ekspektasi.
FIFA menghadapi rintangan dalam menyeimbangkan uang dan aspek moral untuk mengembangkan Piala Dunia Wanita.
Dengan batalnya status sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, Indonesia kehilangan segudang peluang emas diplomasi internasional yang menyertai ajang bergengsi tersebut.
Polemik batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 menunjukkan kurangnya pemahaman kita atas perbedaan logika federasi olahraga dan logika diplomasi internasional.
Pelé menjadi simbol diaspora orang-orang kulit hitam, titik referensi pan-Afrika, dan ikon kosmopolitan.
Beberapa pemenang soft power muncul di luar lapangan.



















