Articles on Pekerja perempuan
Displaying all articles
Platform berbasis AI menarik tenaga kerja informal ke dalam ekonomi digital global, tapi melimpahkan risiko dan tanggung jawab ke pekerja. Seringnya, perempuan yang memikul beban terberat.
Pemerintah harus benahi MBG jika ingin menjaga kepercayaan publik terhadap tata kelola duit negara yang naik jadi Rp335 triliun pada tahun 2026 mendatang.
Jika dibiarkan, perempuan menikah akan terus menjadi kelompok “cadangan” dalam dunia kerja — dipanggil saat dibutuhkan, ditinggalkan saat krisis.
Pekerja migran perempuan yang terpaksa pulang saat pandemi COVID-19 tak hanya harus berjuang mencari penghasilan baru, namun juga terkena stigma dan menanggung beban ganda sebaga ibu rumah tangga.
Praktik ‘ageism’ di tempat kerja telah dilarang di banyak negara. Usia merupakan indikator prediksi kinerja yang buruk, dan seringkali tak berkaitan dengan kemampuan kerja.
Perempuan pekerja kantoran menghadapi beban mental yang cukup berat selama pandemi. Kondisi kerja yang ramah perempuan masih menjadi hal yang mahal buat kebanyakan pekerja.
Kenaikan upah minimum tidak serta-merta membawa perubahan positif secara merata pada pekerja.
Partisipasi pekerja perempuan di Indonesia stagnan di angka 50% di tiga dekade terakhir, ini adalah sebuah misteri karena pertumbuhan ekonomi Indonesia yang signifikan dalam periode yang sama.







