Articles on tenaga kerja
Displaying 1 - 20 of 33 articles
Karbon biru tidak hanya sekadar menghitung karbon. Ia memerlukan tata kelola, pembiayaan, kebijakan, dan praktik. Pada akhirnya, keberhasilan bergantung pada manusia dan keterampilan mereka.
Di balik fleksibilitas dan peluang diversifikasi pendapatan, tren ‘polyworking’ menimbulkan risiko bagi pekerja dan kondisi perekonomian makro.
CC BY25.9 MB (download)
Diskusi tentang job hugging belakangan ramai dibahas di media sosial, terutama di kalangan pekerja muda Indonesia. Istilah ini muncul sebagai reaksi balik dari tren job hopping, ketika banyak pekerja berani…
Ketika para korban PHK akibat penyelesaian kasus kepailitan benar-benar membutuhkan tangan negara, negara justru membiarkan penderitaan dan kerugian HAM menumpuk.
CC BY53.1 MB (download)
Laporan terbaru Morgan Stanley dan World Bank bertajuk Asia Faces Rising Youth Unemployment Challenge mengungkap kondisi pasar tenaga kerja di Indonesia yang memprihatinkan. Salah satu sorotan utamanya…
CC BY102 MB (download)
Kecerdasan buatan (AI) berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir dan mulai merambah ranah yang dulu tak terbayangkan, salah satunya industri kreatif. Teknologi seperti generative AI telah melahirkan…
Salah satu fokus pemerintah dalam cetak biru Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah pembangunan infrastruktur. Pembangunan ini memiliki lima tahap, mulai dari pemindahan tahap awal, pembangunan pusat inti kota…
Jika masalah pengangguran dan ekonomi tidak diantisipasi, perguruan tinggi akan menjadi salah satu penyumbang terbesar pengangguran terdidik di Indonesia. Apa solusinya?
Pekerja migran perempuan yang terpaksa pulang saat pandemi COVID-19 tak hanya harus berjuang mencari penghasilan baru, namun juga terkena stigma dan menanggung beban ganda sebaga ibu rumah tangga.
Penelitian kami menunjukkan mengapa pekerja migran Indonesia menggunakan “penyelundup” untuk pulang dari Malaysia.
Di tengah ketidakjelasan standar gaji hingga praktik-praktik ketenagakerjaan buruk yang kerap menimpa mereka, serikat bisa jadi wadah bagi dosen untuk memperjuangkan kesejahteraannya secara kolektif.
Benarkah dosen bukan buruh? Apakah tepat jika kita geram apabila pengelolaan kampus dianggap disamakan dengan lembaga politik atau korporasi? Bagaimana komunitas akademik perlu menyikapinya?
Keterampilan adalah pilar penting terciptanya basis pasar tunggal seiring perkembangan teknologi, industri dan permintaan di ASEAN. Sayangnya, masih terdapat kesenjangan keterampilan di kawasan.
Praktik ‘ageism’ di tempat kerja telah dilarang di banyak negara. Usia merupakan indikator prediksi kinerja yang buruk, dan seringkali tak berkaitan dengan kemampuan kerja.
Narasi bahwa pengangguran akibat pendidikan atau keahlian rendah semakin meminggirkan pelamar kerja miskin dan marginal. Di sisi lain, praktik-praktik buruk perusahaan justru terus dinormalisasi.
Memperbaiki sekolah vokasi, sekaligus menutup celah kompetensi digital, bisa membantu pekerja muda untuk benar-benar meraup manfaat dari ekonomi maritim yang tengah berkembang.
Revolusi Industri 4.0 mengancam penyerapan tenaga kerja, dan kebijakan pajak bisa jadi solusi sementara. Namun, hal ini perlu dukungan kebijakan lainnya dari pemerintah.
Banyak tantangan menanti mereka yang ingin berkarir menjadi influencer dan kreator konten.
Pemerintah klaim bahwa Program Kartu Prakerja berhasil meningkatkan keterampilann peserta dan membuka akses ke lapangan kerja. Pakar menyanggah klaim ini.
Pengemudi online riuh menentang penurunan tarif. Penetapan harga yang bergantung pasar membuat penyedia platform ojek online berlomba-lomba menyediakan layanan murah demi menggaet pelanggan.



















