Articles on lapangan kerja

Displaying all articles

Potret para mitra ojol yang masih berkumpul meski hari sudah larut malam. Gigih Lazuardi Ibnur/ Shutterstock.com

Sadar pekerjaannya tidak langgeng, teman‑teman ojol berhasrat mendapat pelatihan ‘upskilling’

Dengan dukungan pelatihan yang tepat sasaran, peluang untuk mendapat akses pekerjaan yang lebih layak akan terbuka lebar bagi para sopir ojol.
Presiden Prabowo Subianto saat berpidato dalam kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dalam kapasitasnya sebagai calon presiden. Algi Febri Sugita/Shutterstock

Bantuan saja tidak cukup, Prabowo perlu fokus pada investasi kapasitas manusia

Presiden Prabowo Subianto bertekad meningkatkan perekonomian dan menghapus kemiskinan, namun program dan langkah yang ia tawarkan tampaknya salah arah dan tak mampu menjawab akar masalah.
shutterstock. Mamat Suryadi/shutterstock

Klaim jaminan kehilangan pekerjaan di Indonesia masih seret, tiga hal ini penyebabnya

Di tengah kerentanan pasar tenaga kerja Indonesia, JKP seharusnya menjadi angin segar bagi para korban PHK. Sayangnya, penerimaan publik cenderung negatif dan persyaratannya bias pekerja formal.
Sejumlah mahasiswa baru Universitas Sumatera Utara (USU) mengikuti rangkaian orientasi universitas. Kampus merupakan fase penting bagi peserta didik dalam menentukan aspirasi karir mereka. (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)

Banyak pekerja salah jurusan: apa yang harus diperbaiki di sistem pendidikan Indonesia?

Kementerian Pendidikan menyatakan hanya ada maksimal 20% lulusan perguruan tinggi yang bekerja sesuai program studinya. Apa yang menyebabkan fenomena ini, dan apa yang bisa dilakukan ke depannya?
Proses wisuda virtual seorang mahasiswa Universitas Sam Raulangi di Manado, Sulawesi Utara. (ANTARA FOTO/Adwit B. Pramono)

Bagaimana COVID‑19 akan menghasilkan lebih banyak pengangguran muda di Indonesia

COVID-19 dapat memperburuk lapangan kerja untuk anak muda di Indonesia melalui tiga hal: memperketat syarat masuk pasar kerja, menurunkan level pendapatan, hingga memperburuk kondisi ketenagakerjaan.

Top contributors

More