Articles on Keluarga
Displaying 21 - 34 of 34 articles
Kami melakukan penelitian pada tahun 2015 dengan melibatkan 387 orang tua yang berasal dari Indonesia dan Australia untuk mewakili dua budaya yang berbeda.
Pilihan untuk menunda pernikahan atau tetap melajang tampaknya menjadi keputusan yang semakin sering dilakukan, baik sukarela atau tidak.
Perempuan korban perkosaan inses tidak bisa memberontak karena tekanan lingkungan dan ketergantungan finansial, dan anggota keluarga lain tidak memiliki kekuatan untuk menolong korban.
Inilah temuan studi psikologi tentang urutan kelahiran.
Kemenangan perempuan Arab Saudi terus berlanjut; mereka kini diperbolehkan punya paspor dan bepergian tanpa ijin wali lelaki. Perjuangan mereka menuntut haknya tidak akan selesai sampai disini.
Banyak orang tua memutuskan untuk memiliki anak kedua dengan harapan mengurus anak kedua akan tidak semerepotkan anak pertama. Namun penelitian terbaru menunjukkan bahwa anggapan ini ternyata salah.
Situs untuk donasi sperma adalah Uber-nya atay Airbnb-nya dunia kesuburan. Namun mengapa mereka sangat populer? Penelitian terbaru mengungkap mengapa beberapa pria mendonasikan sperma mereka.
Mitos lama bahwa perempuan berpendidikan tinggi di atas usia 40 akan sulit menikah masih bertahan. Sebenarnya, hal ini tidak benar di AS, tapi di Cina beda lagi.
Sebuah survei yang dilakukan di Yogyakarta menunjukkan semakin fleksibel peran antara laki-laki dan perempuan dalam keluarga, maka akan semakin bahagia kehidupan mereka dalam keluarga.
Peserta forum meja bundar di Australia dan Indonesia setuju bahwa keluarga besar dan komunitas memegang peranan penting dalam pengasuhan di 1000 hari pertama kehidupan si anak.
Isu kesehatan mental di tempat kerja mulai mendapat perhatian global tapi minim fasilitas pelayanan kesehatan mental bagi para pekerja.
Bagaimana membuat anak menguasai dua bahasa? Ini strateginya.
Ingin hubungan monogami tanpa adanya rasa cemburu? Menurut seorang peneliti, buang kekhawatiran soal hubungan dekat pasangan Anda dengan orang lain dan bikin aturan Anda sendiri soal hubungan.
Banyak ibu dan bapak paham konsekuensi memiliki anak pada hubungan pernikahan. Tetapi orang muda yang sedang jatuh cinta tidak tahu ini; mereka pikir punya anak akan memperindah pernikahan.













