Articles on Budaya
Displaying 1 - 20 of 42 articles
Selain yang bisa didata oleh angka, Karhutla juga menghancurkan hal-hal yang tidak terlihat. Semisal, ruang tempat budaya dibentuk, dirawat dan diwariskan.
Seni Didong perlu dikembalikan fungsinya sebagai alarm moral yang merekatkan kembali hubungan manusia dengan alam.
Kontroversi ARTJOG yang melibatkan anak Prabowo Subianto membuktikan gejala kaburnya batas antara ruang seni dan jaringan kekuasaan politik di Indonesia.
Dalam budaya Bugis, kuru’ sumange’ menunjukkan bahwa terima kasih bukan sekadar ujaran, melainkan tindakan etis berupa doa dan balasan batin yang menjaga martabat serta keseimbangan relasi sosial.
Masyarakat di Indonesia telah menciptakan seni cadas sejak 67.800 tahun yang lalu—jauh sebelum manusia modern menginjakkan kaki di Australia.
Kegagalan komunikasi dengan ‘neurodivergent’ (orang dengan autisme) disebabkan oleh faktor budaya di Indonesia yang terlalu fokus pada membenahi, bukan memahami.
Tanaman adat dan nama-namanya di Alor, NTT, membuka kotak harta karun rahasia medis dan budaya. Apa saja tanaman-tanaman tersebut dan apa kegunaannya?
Hanya dengan mengalami, kita bisa memiliki kata untuk membicarakan sebuah hal atau pengalaman.
Warga Lasem aktif mengarsipkan sejarah dan memproduksi pengetahuan alternatif dengan metode yang dapat direplikasi sebagai bentuk perlawanan terhadap hegemoni pusat.
Wacana membangkitkan kesultanan berpotensi menimbulkan konflik, apalagi jika tujuannya lebih kepada motif politik belaka.
Gandang Ahung bukan hanya warisan budaya, tapi juga cara suku Dayak Katingan Awa memahami hidup, kematian, dan hubungan dengan alam. Mengapa demikian?
Meskipun gendang ‘Moko’ sangat populer di kepulauan Alor-Pantar, sejarah dan asal-usulnya masih relatif samar dan seolah-olah menghilang ditelan waktu. Penelitian mengungkap alasannya.
Di tengah perkembangan teknologi digital, wayang harus bersaing dengan budaya populer global yang lebih mudah diakses dan memiliki daya tarik lebih universal. Bagaimana mensiasatinya?
Kata ‘jendela’ dalam bahasa Enggano mengungkap status kekerabatan bahasa ini dengan rumpun bahasa Austronesia. Mengapa demikian?
Seiring dengan berkembangnya zaman, terjadi pula perubahan selera estetika masyarakat penontonnya. Seniman sebagai eksponen utama berperan penting dalam peneguhan nilai estetika yang berkembang.
Identitas geografis, budaya, dan politik adalah bagian dari apa yang dimaksud sebagai pribumi.
Serangkaian eksperimen psikologis menemukan bahwa mengetahui akhir sebuah cerita tidak mengurangi kenikmatan pembaca.
Desa wisata kian menjadi salah satu destinasi wisata andalan. Sayangnya, pembangunan desa wisata kurang memperhatikan perspektif lokal dan cenderung mengutamakan ‘tourist gaze’. Apa dampaknya?
Tak hanya memiliki nilai ekonomi, sektor ekonomi kreatif memiliki pengaruh dalam membentuk dan soft power, bahkan merek’ suatu bangsa.
Seleksi kepala sekolah di Indonesia bersifat ‘netral gender’ dan berbasis kompetensi kandidat. Tapi, dengan demikian, regulasi tersebut justru buta terhadap hambatan khas guru perempuan.















