Articles on Seni
Displaying 1 - 20 of 26 articles
Selain yang bisa didata oleh angka, Karhutla juga menghancurkan hal-hal yang tidak terlihat. Semisal, ruang tempat budaya dibentuk, dirawat dan diwariskan.
Kontroversi ARTJOG yang melibatkan anak Prabowo Subianto membuktikan gejala kaburnya batas antara ruang seni dan jaringan kekuasaan politik di Indonesia.
Perguruan tinggi harus berani mengintegrasikan pengetahuan hidup masyarakat—termasuk seni dan praktik budaya—sebagai bagian dari dasar pengambilan keputusan.
Kehadiran program televisi berbasis AI menawarkan inovasi visual, tetapi juga memicu kritik tentang kreativitas, pergeseran kuasa, dan terpinggirkannya seniman.
CC BY50.6 MB (download)
Tahun 2025 hampir berakhir. Jika kita menengok ke belakang, lanskap media kita telah berubah total. Dominasi TV dan radio di tahun 2000-an kini digantikan oleh kekuasaan algoritma YouTube, Spotify, dan…
Pembatalan konser Dewa 19 di Aceh bukan sekadar keputusan moral tapi juga indikator bahwa regulasi budaya Aceh belum siap menghadapi perubahan zaman.
Lukisan gua sering disebut sebagai karya seni pertama yang pernah dibuat. Namun, bisakah kita benar-benar menyebut lukisan gua sebagai seniman awal?
Sastra lisan tradisional Sasana Kayau suku Dayak Kalimantan Tengah menyimpan sejarah, nilai, dan petunjuk hidup dari para leluhur.
Petunjuk Teknis 2025 mengakui karya seni sebagai syarat JAD dosen seni. Diperlukan evaluasi berbasis refleksi, kompetensi, dan dampak sosial, bukan hanya bukti administratif.
Cepat atau lambat, kehadiran AI akan berdampak pada ekosistem hak cipta dan masa depan pekerja seni. Dunia butuh desain regulasi AI yang seimbang.
Tindakan meredam kritik oleh negara justru berpotensi menjadi katalisator bagi resistensi yang lebih besar.
Untuk mengatasi sejumlah tantangan dalam implementasi Kurikulum Merdeka, pemerintah bisa belajar dari proyek penelitian Mobile Arts for Peace (MAP).
Seiring dengan berkembangnya zaman, terjadi pula perubahan selera estetika masyarakat penontonnya. Seniman sebagai eksponen utama berperan penting dalam peneguhan nilai estetika yang berkembang.
Mengapa kita merasa takjub saat menonton pertunjukkan seni? Ternyata, ada hubungan antara pengalaman estetis dan fungsi otak ketika menikmati karya seni.
HIkikomori dapat mengarah pada kreativitas dan pemahaman yang lebih dalam tentang diri sendiri, seperti yang ditunjukkan oleh karya-karya seni ini.
Postmodernisme dipahami sebagai sebuah perspektif yang mempertanyakan ide dan nilai yang terkait dengan modernisme yang percaya pada kemajuan dan inovasi.
Secara historis, kebotakan diperlakukan secara netral sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Sekarang, botak dianggap hal yang mengkhawatirkan.
Apakah sebaiknya kita memboikot seseorang dan karya mereka atau tidak? Berikut dua perspektif yang bisa menjadi pertimbangan tambahan dalam perdebatan panas ini.
Mengapa label dan musisi masih tetap memproduksi album fisik disaat tren penjualan fisik terus menurun dan perangkat pemutarnya tidak lagi diproduksi dan dijual?
Saat membaca komik, kita ‘mendengar’ suara di setiap lembarnya.


















