Articles on batu bara
Displaying 1 - 20 of 38 articles
Ambisi 100 GW PLTS Prabowo menghadapi tembok besar ‘fossil lock-in’. Keterikatan kontrak PLTU dan ‘subsidi tersembunyi’ batu bara menyulitkan keberhasilan transisi energi terbarukan.
Diperlukan regulasi yang mengatur pelaporan aset, audit kekayaan, pertukaran data lintas negara, serta mekanisme penilaian aset yang transparan.
Sebagian besar emisi karbon berasal dari perusahaan dan sektor industri berbasis bahan bakar fosil (seperti minyak, gas, batu bara, dan semen), sehingga perubahan perilaku individu saja—misalnya membawa tumbler—tidak cukup menyelesaikan masalah.
Kegagalan senilai $20 miliar dolar AS dalam upaya penanggulangan perubahan iklim: rencana unggulan untuk menghentikan penggunaan batu bara di Indonesia belum berhasil menutup satu pun pembangkit listrik.
Setelah blackout Sumatra, kini terjadi pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa. Masyarakat waswas akan terjadinya ‘blackout’ massal.
Ekspor satu pintu lewat PT DSI harus berlandaskan mekanisme pengawasan perdagangan, persaingan sehat, dan pemerataan pembagian kue ekonomi yang lebih adil.
Pertemuan iklim di Santa Marta menunjukkan bahwa banyak negara ingin melanjutkan rencana untuk menghentikan penggunaan bahan bakar fosil, sekali dan untuk selamanya.
Ada narasi “kebangkitan batu bara” pasca serangan ke Iran, data menunjukkan sebaliknya penggunaan batu bara dan gas justru turun, sementara energi terbarukan meningkat.
Transisi energi harus adil, tapi apakah kita sudah memahami makna keadilan bagi masyarakat Indonesia?
Program JETP senilai Rp338,2 triliun belum memberikan hasil signifikan. Penelitian menunjukkan bahwa dana tersebut dialihkan untuk studi kelayakan dan kepentingan donor, bukan energi hijau lokal.
Jika negara-negara pengekspor batu bara terbesar melarang pembukaan tambang batu bara baru, mereka dapat mendorong peralihan ke energi terbarukan – dan mendapatkan manfaat dari hal tersebut.
Program co-firing biomassa yang diakselerasi lewat Hutan Tanaman Energi ternyata tidak mampu membuat Indonesia beranjak dari ketergantungannya pada batu bara.
Kaum elite mulai dari Bahlil Lahadalia hingga Taylor Swift berkontribusi lebih banyak atas pemanasan global. Golongan mereka, terutama dari negara maju, menyumbang dua pertiga dari emisi gas rumah kaca dunia yang memicu perubahan iklim.
Pernyataan Ketua PBNU Ulil Abshar Abdalla atau Gus Ulil yang menyebut para penolak tambang sebagai wahabi lingkungan, menuai kontroversi.
Danantara harus lebih hati-hati membuat keputusan bisnis dan mengabaikan tekanan politik. Apalagi sudah ada kasus proyek yang sama tidak berjalan karena mundurnya investor asal Amerika Serikat pada 2023. Kenapa Prabowo mau mencobanya kembali?
ASEAN’s tech-focused plan extends coal plant lifespans, delaying cleaner energy adoption and increasing environmental risks.
Emisi sektor kelistrikan Indonesia kita sudah naik 60% dibandingkan satu dekade silam—dengan rekor tertingginya pada 2022. Membiarkan rencana saat ini berjalan tanpa ada terobosan akan memperparah keadaan.
Pemerintah perlu merumuskan dokumen peta jalan pensiun dini PLTU secara inklusif yang memuat ketentuan pemulihan pasca-pemensiunan PLTU dengan lebih komprehensif.
Dengan opsi ini, Indonesia dapat mengurangi limbah pertanian sekaligus meredam ketergantungan batu bara.
Sebagian besar masih dalam tahap pembiayaan atau gagal mendapatkan pembiayaan.


















