Sains + Teknologi – Artikel, Analisis, Komentar

Menampilkan 26 - 50 dari 957 artikel

Evaluasi transparansi data platform digital menunjukkan berbagai masalah serius. Peneliti menemukan adanya data yang tidak lengkap, kekurangan pada pustaka iklan, ketidakjelasan mengenai pendanaan, serta absennya standar untuk membandingkan kinerja antarplatform. Imagem: Eleven Labs

Riset: Transparansi data iklan di platform digital masih tergolong sangat rendah

Sebagian besar negara perlu membenahi peraturan transparansi data milik platform digital. Platform tidak boleh sekadar memilih data mana yang ‘ingin’ dan ‘boleh’ dibuka ke muka publik.
Selama ini pembacaaan hasil rontgen untuk deteksi TB di Indonesia masih mengandalkan kemampuan analisis dokter radiologi. pardi hutabarat / Shutterstock

Deteksi tuberkulosis pakai AI cepat dan akurat: Mampukah menjawab keterbatasan dokter di daerah?

Keterbatasan radiolog menghambat deteksi TB di Indonesia. CAD berbasis AI bisa menjadi solusi untuk mendeteksi TB yang sama akurat dan konsisten dengan radiolog.
Ketika peneliti dan penelaah bekerja keras mengidentifikasi kesalahan, penerbit komersial justru meraup keuntungan dari volume publikasi dan prestise—membiarkan karya ilmiah bermasalah terus beredar, menyesatkan kebijakan, dan memengaruhi pengambilan keputusan lama setelah kekeliruannya diketahui. Ilustrator: Abiyasa Abiguna

Saat kesalahan karya ilmiah dibiarkan: Penerbit tetap untung, publik yang rugi

Sistem penerbitan akademik seringkali membiarkan kesalahan ilmiah tetap ada karena lebih mengutamakan keuntungan dan prestise daripada koreksi yang cepat.
Presiden Prabowo Subianto meninjau pembangunan Jembatan Bailey Teupin Mane, ruas vital penghubung Bireuen-Takengon di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, Minggu, 7 Desember 2025. (Rusman/BPMI Setpres)

Tanggap darurat atau gagap darurat? Absennya kepemimpinan bencana Banjir Sumatra

Banjir Sumatra nyaris nihil kepemimpinan negara. Ribuan relawan turun, tapi negara justru seperti tak hadir sebagai otoritas. Apa dampaknya jika tanggap darurat dibiarkan tanpa arah?