Sains + Teknologi – Artikel, Analisis, Komentar

Menampilkan 76 - 100 dari 957 artikel

Seorang wanita muda membeli buah-buahan kepada petani dan melakukan pembayaran via kode QR ponsel. Shutterstock/Verin.

Digitalisasi jadi kunci keberlanjutan UMKM Agrifood

Digitalisasi UMKM agrifood adalah kunci daya saing di era global. Meski tantangannya besar, kolaborasi dapat mendorong keberlanjutan bisnis mereka.
Ilustrasi pengunjung pura mengambil video untuk pengarsipan pura secara partisipatif. Author Provided (no reuse).

‘3D Gaussian Splatting’: Teknologi inovatif untuk membuat arsip digital 3 dimensi seluruh pura di Bali

Teknologi ‘3D Gaussian Splatting’ bisa membuat model tiga dimensi yang lebih baik dengan cara yang lebih mudah, murah, dan efektif dibandingkan dengan metode konvensional.
Seorang penyelam perempuan sedang memegang kantong infus yang berisi air laut sebanyak 1 liter sebagai sampel eDNA. Author provided (no reuse).

Menguji efektivitas teknologi baru eDNA, ampuh mendeteksi biodiversitas laut lewat sisa sel hingga jejak kotoran

Penelitian kami menunjukkan bahwa metode eDNA lebih efektif dibandingkan metode sensus visual dalam proses pendataan biodiversitas laut. Namun, ada tantangan untuk implementasi eDNA dalam skala luas.
Would you and this rhesus macaque choose the same candidate? EcoPic/iStock via Getty Images Plus

Riset: Monyet bisa tahu siapa yang akan menang pemilu

Setiap otak manusia masih menyimpan naluri primitif yang kita warisi dari nenek moyang monyet. Apakah bagian dari otak kamu yang bertanggung jawab saat kamu memberikan suara kamu?
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (tengah) bersama Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung (kanan) dan Sekjen Kementerian ESDM Dadan Kusdiana (kiri) bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2024). Rapat tersebut membahas progres dan evaluasi pelaksanaan program triwulan III tahun 2024, rencana program kerja 100 hari dan program strategis tahun 2025 Kementerian ESDM. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/YU.

Polemik gelar doktor Bahlil: Kualitas publikasi dikorbankan demi lulus cepat?

Gelar doktor Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menulai polemik. Analisis terhadap karya ilmiah Bahlil menunjukkan berbagai kelemahan mendasar, mulai dari metode penelitian hingga kualitas referensi.