Articles on Sampah plastik
Displaying 21 - 40 of 45 articles
Kemasan plastik, alat makan dan minum plastik serta styrofoam akan hilang dari peredaran di Indonesia mulai Januari 2030. Namun, masih ada celah dalam peraturan yang perlu diatasi.
Penelitian menunjukkan bahwa total sampah plastik di Jakarta mencapai 2,1 juta kilogran atau setara dengan 1.000 mobil Tesla Model S.
Pemerintah DKI Jakarta telah mengeluarkan peraturan soal kantong ramah lingkungan, sayangnya masih belum bisa mengatasi masalah sampah plastik.
Kado yang paling baik adalah yang bisa bertahan lama, bahkan saat Natal telah berakhir.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan, dan pemerintah daerah, seharusnya dapat bersatu untuk mengatasi masalah dioksin pada makanan.
Bisnis baru yang mempromosikan pengembalian ketimbang mendaur ulang bagi para konsumer.
Pentingnya memperbanyak penelitian untuk menyediakan bukti kepada perusahaan dan pemerintah tentang urgensi menjaga laut bebas dari sampah plastik.
Pencemaran laut di Indonesia, terutama akibat sampah plastik, sering kali menjadi konten viral di media sosial. Mungkin Anda masih ingat video penyu yang tersangkut jaring, atau paus mati dengan perut…
Gelas kopi sekali pakai menunjukkan bahwa daur ulang bisa berhasil - dengan sedikit penelitian lanjutan.
Kementerian LIngkungan Hidup dan Kehutanan serukan penggunaan pembungkus makanan alami untuk daging kurban. Hal ini ditujukan untuk mengurangi sampah plastik.
Konferensi nasional Asosiasi Ilmu Kelautan Australia tahun ini merupakan zona bebas plastik, Para ilmuwan kelautan ingin mengurangi beban lingkungan dari plastik yang dibuang.
Selain mencemari laut, plastik juga menghangatkan planet ini. Diperlukan perubahan mendesak untuk meredam kontribusi plastik terhadap kerusakan iklim.
Sekitar sepertiga dari kemasan plastik di seluruh dunia dibuang ke alam sekitar. Tanpa perubahan yang signifikan, akan ada lebih banyak plastik daripada ikan di lautan pada 2050 mendatang.
Pelarangan tas plastik sekali pakai bisa membawa konsekuensi yang tidak diinginkan.
Di tempat pambuangan sampah cendawan, bakteri, dan larva serangga teradaptasi untuk mengurai plastik.
Pengurangan sampah sejak di hulu seharusnya menjadi fokus pengelolaan sampah pemerintah pusat dan provinsi DKI Jakarta.
Negara-negara Asia menjadi tempat pembuangan limbah plastik dari negara-negara kaya. Praktik pengelolaan limbah mereka yang buruk hanya mereproduksi kebiasaan kolonial: memindah masalah ke orang lain.
Bila Anda menumpuk atau merentangkan kantong-kantong belanja tersebut, Anda dapat menempuh bolak-balik (dari bumi) ke bulan 5.790 kali.
Temuan sampah di dalam tubuh paus ini menunjukkan bahwa sampah tidak hanya membawa masalah bagi manusia, tapi juga bagi hewan-hewan laut.
Memang tidak ada cara tunggal yang ampuh untuk menyelesaikan secara menyeluruh masalah sampah plastik ini. Karenanya, dibutuhkan peran aktif banyak pihak.



















