Articles on Sampah
Displaying 1 - 20 of 33 articles
Pengolahan sampah menjadi biogas komunal mengurangi beban TPA dan menyediakan energi mandiri. Keberhasilannya bergantung pada tata kelola masyarakat serta operasional dan perawatan yang rutin.
Di balik kemegahannya, ada persoalan besar yang membayakan seperti limbah yang menumpuk, konsumsi energi tinggi, dan jejak karbon yang signifikan.
Meski berjasa mengurangi sampah, pemulung kerap mendapat stigma negatif dari masyarakat. Negara juga abai pada mereka Sistem jaminan sosial belum menjangkau pemulung.
Makan Bergizi Gratis (MBG) banyak yang berujung menjadi sampah karena
menu yang tidak sesuai selera anak atau makanan yang kurang segar.
Pengurangan sampah plastik laut pada 2025 sebesar 70%, masih jauh dari target.
Dari Sangurejo kita belajar bahwa agama bisa menjadi alat strategis untuk menyebarkan pesan-pesan lingkungan dan ampuh menggerakkan aksi iklim.
Bencana karena kalap makan terjadi karena ‘hungry buying’ kita, kemudian diperparah oleh sistem pemilahan dan pengelolaan sampah yang buruk di Indonesia.
Mayoritas perempuan membersihkan dan memilah sampah pembalut. Sayangnya, upaya mereka sia-sia belaka karena Kota Yogyakarta tidak memilki sistem pengolahan sampah pembalut.
Manusia menghasilkan banyak sampah, tetapi ada cara yang lebih murah dan lebih aman untuk menanganinya daripada mengangkutnya ke dalam roket.
Pemerintah daerah hanya perlu menyiapkan fasilitas pengolahan sampah organik menjadi biogas di tingkat kelurahan ataupun desa bersama masyarakat setempat.
Tempat Pemrosesan sampah Akhir (TPA) Piyungan ditutup hingga 5 September 2023. Ini menyebabkan adanya penumpukan sampah di beberapa titik di DIY. Apa yang harus diperbaiki dalam pengelolaan sampah?
Massa sampah plastik di Bantul, misalnya, melonjak hingga 364% hanya dalam 3 tahun. Sementara itu belum ada kebijakan penanganan dan pencegahan dari Pemerintah Yogyakarta.
Aktivitas pengelolaan sampah di Gianyar, Bali, bergairah setelah berjejaring dengan para petani padi organik.
Selain menjadi pembersih serbaguna, ekoenzim juga kemungkinan bisa meningkatkan kualitas air.
Lava dari gunung berapi punya suhu yang sangat panas. Tapi menjadikannya tempat pembuangan sampah tak hanya berbahaya tapi juga tak menghargai masyarakat adat yang menganggapnya sebagai situs sakral.
Apakah kita harus melarang penggunaan kantong plastik?
AS hanya mendaur ulang sekitar satu pertiga dari sampah padat. Ahli ilmu perilaku berargumen dengan motivasi yang tepat, kita mampu melakukan lebih.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan, dan pemerintah daerah, seharusnya dapat bersatu untuk mengatasi masalah dioksin pada makanan.
Dukungan yang tepat bagi ibu menyusui adalah lingkungan.
Sangat disayangkan Deklarasi Bangkok tentang Memerangi Sampah Laut di Kawasan ASEAN tidak memuat poin mengenai impor sampah ke wilayah Asia Tenggara.



















