Articles on Prabowo Subianto
Displaying 61 - 80 of 89 articles
Masyarakat Indonesia akan menggunakan hak suaranya pada tanggal 14 Februari untuk memilih pemimpin baru. Berikut adalah tiga kandidat dan pasangannya.
Pilpres 2024 juga bisa mengancam demokrasi Indonesia. Pemilih harus lebih kritis dalam menentukan pilihan.
Secara elektoral, peran cawapres sangat penting dalam mengisi ceruk kelemahan capres serta “memperbaiki” kelemahan identitas capres, tidak sekadar hanya pelengkap.
Memilih Muhaimin Iskandar sebagai pasangan bacawapres Anies Baswedan tampaknya menjadi pilihan rasional. Meskipun kehilangan Demokrat, koalisi ini sekarang mendapatkan PKB.
Indonesia akan menyelenggarakan Pemilihan Umum (Pemilu) pada 14 Februari 2024. Ini diyakini akan menjadi pesta demokrasi terbesar di dunia yang akan diselenggarakan selama satu hari.
Karena mencakup periode 25 tahun, angka tersebut tidaklah aneh. Namun, pengadaan alutsista perlu melibatkan good governance, akuntabilitas, dan pengawasan legislatif.
Kami berbicara dengan dua peneliti politik untuk mendalami preferensi anak muda jelang pemilu 2024.
Sistem presidensial di Indonesia menciptakan dinamika politik yang sangat khas.
Kunjungan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ke Amerika Serikat tidak akan menghasilkan kerja sama industri pertahanan yang signifikan antara kedua negara.
Menteri Pertahanan yang baru perlu segera memperbaiki pengelolaan anggaran pertahanan, mempercepat pembangunan kekuatan pokok TNI, dan memperkuat industri pertahanan.
Dari sudut pandang psikologis, sikap Sandiaga Uno tersebut tidak mencerminkan kecerdasan kultural yang sebenarnya penting ditunjukkan oleh seorang pemimpin bangsa dengan konteks budaya yang majemuk.
Kuasa hukum Prabowo lebih banyak menggunakan dalil ataupun argumen serupa yang telah terbukti ditolak pada 2014 yang lalu
Tulisan ini akan menjabarkan proses hukum yang harus dilalui Prabowo dalam gugatannya ke MK kali ini dan perbedaannya dengan gugatan yang diajukannya pada 2014.
Mengapa peserta aksi protes menjadi sedemikian agresif? Dan apakah respons yang tepat untuk menghadapi massa yang agresif ini? Artikel ini berusaha memberi penjelasan.
Berpikir konspiratif berakar dari kecurigaan berlebihan bahwa suatu kejadian penting merupakan hasil rekayasa sekelompok kecil orang yang sangat berkuasa.
Polarisasi politik paska pemilu 2019 akan semakin menajam sebagai akibat akumulasi dari strategi kampanye yang dilakukan kedua kubu sejak pemilihan presiden (pilpres) pada tahun 2014.
Kali ini, Jokowi unggul.
Capaian yang disampaikan oleh Joko Widodo tidak mampu dikritisi oleh Prabowo Subianto yang cenderung bicara pada tataran prinsip saja.
Tidak ada langkah konkret dan baru yang ditawarkan oleh kedua pasangan calon–Joko “Jokowi” Widodo - Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno– dalam memberantas korupsi.
Penelitian terkini di 59 lembaga pemasyarakatan menunjukkan pendekatan ekonomi tidak efektif dalam meredam ideologi radikal narapidana teroris.



















