Articles on Pers
Displaying all articles
Pemerintah tengah melakukan sabotase akuntabilitas terhadap kerja pers. Ketika publik menuntut penjelasan, ruang untuk bertanya melalui media justru dipersempit.
Serangan dan ancaman kepada pers yang terus berlanjut, ditambah minimnya respons yang layak dari pemerintah, mengindikasikan mundurnya demokrasi di Indonesia.
Ada dua konteks simbolisasi kiriman kepala babi, yakni pesan kengerian dan pesan politik. Ini bukan hal yang layak kita sepelekan dan anggap candaan.
CC BY-SA66.9 MB (download)
Rancangan revisi Undang-Undang (RUU) Penyiaran mendapat kritik tajam dari masyarakat. Revisi yang awalnya diharapkan akan menciptakan keadilan bagi industri penyiaran di era kemunculan media-media digital…
Perang di Gaza dan Ukraina telah menyebabkan meningkatnya jumlah jurnalis yang terbunuh, dan ini adalah berita buruk bagi semua orang.
Kedua kubu menggunakan media dengan cara yang sangat berbeda selama konflik: Zelensky dengan mencari dukungan, Putin dengan membungkam perbedaan berpendapat.
Dunia media telah berubah selama krisis COVID, dengan tantangan baru, hambatan berbeda, dan inovasi cara menyampaikan berita.
Model langganan berbayar tak hanya bisa menyelamatkan perusahaan pers, tapi juga menjaga kelangsungan jurnalisme yang berkualitas demi pencerahan publik.
Selama sembilan bulan pandemi, kita telah menyaksikan ancaman serius terhadap kebebasan sipil - ini tidak hanya terhadap privasi, tapi juga kebebasan berpendapat dan kebebasan pers di ranah digital.
Pengesahan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja akan membawa tiga dampak pada dunia pers Indonesia : kepemilikan modal asing, kekerasan terhadap jurnalis dan kebebasan pers.









