Articles on ketidaksetaraan gender
Displaying all articles
Pada awal pandemi, remote working diprediksi akan mendorong pembagian tugas rumah tangga yang lebih setara. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa hal ini tidak terjadi.
Saat bekerja dari rumah, wanita berjuang lebih dari pria untuk menemukan waktu untuk upaya berkelanjutan yang diperlukan untuk menghasilkan penelitian yang baik dan dapat diterbitkan.
Pemilikan e-KTP akan membantu transgender mengakses berbagai layanan penting, namun bukan berarti diskriminasi berhenti.
Di luar negeri Indonesia aktif mendorong implementasi gender di dalam hubungan internasional. Namun, upaya serupa tidak dilakukan di dalam negeri.
Kesetaraan gender di Indonesia perlu turut mensosialisasikan peran lelaki dalam rumah tangga, bukan hanya peran perempuan dalam berkarier.
Perempuan korban perkosaan inses tidak bisa memberontak karena tekanan lingkungan dan ketergantungan finansial, dan anggota keluarga lain tidak memiliki kekuatan untuk menolong korban.
Kemenangan perempuan Arab Saudi terus berlanjut; mereka kini diperbolehkan punya paspor dan bepergian tanpa ijin wali lelaki. Perjuangan mereka menuntut haknya tidak akan selesai sampai disini.
Kebanyakan perempuan tidak melaporkan pelecehan seksual yang dialaminya di tempat kerja. Mereka takut akan menunjukkan reaksi berlebihan yang malah mengancam keberlangsungan karirnya
Persoalan kesehatan ibu, bukan sekadar bagaimana ibu dan bayi dapat lahir selamat. Lebih dari itu, bagaimana kita mempersiapkan “pemimpin” untuk keluarga, bahkan kelak untuk negara.
Kematian ibu meningkat 2-4 kali lipat pada kehamilan usia dini dibandingkan dengan kehamilan di atas usia 20 tahun.









