Articles on kaum muda

Displaying 1 - 20 of 25 articles

Single people lead secure, happy and fulfilling lives despite cultural messages that prioritize romantic relationships. (Shutterstock)

Memilih menjadi lajang? Simak 5 tip ini untuk terus berkembang

Menjadi lajang sering dipandang sebagai fase sementara, bukan pilihan hidup. Penelitian menunjukkan individu yang memilih melajang tetap bisa bahagia.
Jakarta, Indonesia: Pemandangan orang-orang yang sedang menikmati sore di Taman Hutan Kota di kompleks stadion Gelora Bung Karno/Adjitw/shutterstock.

Mungkinkah kota di masa depan punya ruang hijau yang ideal?

Di tengah tingginya kebutuhan dan minat akan ruang terbuka hijau, eksistensinya justru semakin tergerus pembangunan kota yang kian masif.
Mahasiswa berdemonstrasi menentang kebijakan pemerintah di sekitar kompleks gedung DPR/MPR RI di Senayan, Jakarta, pada 22 Agustus 2024. ahmad16firdaus/Shutterstock

Gerakan “rimpang”: Bagaimana kaum muda jatuh bangun bergerak melawan rezim

Aksi kaum muda berciri rizomatik-tumbuh menjalar dan sulit dikontrol, tapi bersifat spontan dan jangka pendek.
Krisis perubahan iklim membutuhkan keterampilan baru, terutama keterampilan hijau. Yakobchu Viacheslav/shutterstock.

‘Green skills’ untuk hadapi ancaman perubahan iklim

Krisis biaya hidup menempati urutan teratas dalam peringkat risiko global. Salah satu solusi untuk menghadapinya adalah melalui peningkatan ‘keterampilan hijau’ (green skills).
Pelajar yang menjadi pemilih pemula merekam maskot Pemilu 2024 Sura dan Sulu menggunakan ponselnya saat mengikuti kegiatan sosialisasi oleh KPU Kabupaten Badung, Bali. Fikri Yusuf/Antara Foto

Apa kata kaum muda tentang politik? Riset ungkap kriteria figur dan partai yang diidamkan generasi ‘zaman now’

Riset menemukan dua pandangan berbeda kaum muda terhadap politik. Ada yang tertarik dengan politik, ada yang tidak tertarik dengan politik (apolitis).
Kaum muda bisa jadi memandang bahwa revolusi itu lebih menarik ketimbang reformasi. Namun, para pemimpin masa depan perlu terbuka dengan realitas bahwa perubahan yang bermakna dan tahan lama itu terjadi secara inkremental dan perlahan-lahan. (Shutterstock)

Perubahan budaya korporasi butuh kaum muda yang melakukan reformasi jangka panjang – bukan revolusi semalam

Bagaimana Gen Z bisa menjadi agen perubahan yang efektif untuk reformasi ekonomi dalam suatu sistem yang tidak mereka percayai?

Top contributors

More