Articles on diskriminasi gender
Displaying all articles
Perempuan Aceh telah berkontribusi pada pembangunan pascakonflik dan tsunami. Namun, kebijakan-kebijakan yang ada belum mencakup apa yang mereka butuhkan, bahkan cenderung mendiskriminasi perempuan.
Banyaknya celah hukum ditambah dengan kesenjangan pemahaman tentang perlindungan data pribadi dan maraknya diskriminasi gender online menjadi tantangan besar bagi kebebasan pers saat ini.
Mansplaining bisa menyebabkan rendahnya komitmen organisasional dan kepuasan kerja, keinginan berpindah kerja yang tinggi, serta kelelahan emosional dan tekanan psikologis.
Kesetaraan kesehatan global untuk orang-orang trans meminta pertanggungjawaban lembaga dan pembuat keputusan yang bertanggung jawab atas kesehatan dan keselamatan semua manusia.
Rendahnya partisipasi laki-laki sebagai pengguna KB merupakan dampak dari penerapan layanan KB yang hanya fokus pada tubuh perempuan.
Di Indonesia, kelompok minoritas gender dan seksual masih menghadapi pola diskriminasi yang semakin intens. Kehidupan para LGBTQ di Indonesia makin terancam, bahkan di media sosial.
Kebijakan perpanjangan cuti melahirkan bagi perempuan dapat menjadi celah untuk mengembalikan perempuan ke ranah domestik.
Selain penggunaan narasi yang manipulatif dengan tujuan menenangkan publik, terdapat juga narasi di mana pemerintah menggunakan istilah-istilah metafora yang diskriminatif.
Para jurnalis tidak mendapatkan sarana, akses, serta materi yang cukup atas isu-isu LGBTIQ. Inilah yang membuat hasil pemberitaan dan tulisan mereka cenderung bernada diskriminatif.
Pemilikan e-KTP akan membantu transgender mengakses berbagai layanan penting, namun bukan berarti diskriminasi berhenti.
Penelitian kami di Jawa Timur menemukan masih ada diskriminasi dan marginalisasi gender di sektor pertanian dan peternakan.
Sebagai CEO, wanita berada dalam posisi lebih sulit daripada pria. Paket pesangon mereka membuktikannya.










