Articles on Diplomasi
Displaying 21 - 40 of 75 articles
Prabowo Subianto menunjuk Sugiono, orang kepercayaannya, sebagai Menteri Luar Negeri Indonesia. Apakah latar belakang nondiplomat Sugiono akan memberikan arah baru politik luar negeri Indonesia?
Kerja sama antara ASEAN dan Uni Eropa dalam mempromosikan HAM dan demokrasi menghadirkan tantangan sekaligus peluang, meskipun keduanya memegang prinsip yang bertolak belakang.
Di bawah pemerintahan Prabowo nanti, bagaimana Indonesia akan menyeimbangkan hubungan baik dengan Rusia dan Ukraina di tengah pertikaian kedua negara tersebut?
Citra suatu negara dapat dibentuk melalui banyak cara. Salah satunya melalui diplomasi olahraga.
Dalam 50 tahun terakhir, Malaysia mampu menjaga keseimbangan dalam menjalin hubungan dengan AS, Cina serta para negara tetangga. Bagaimana arah kebijakan luar negeri Malaysia kini?
Ada beragam manfaat bagi Indonesia jika nantinya masuk sebagai anggota OECD, yang kebanyakan berisi negara maju. Namun, keanggotaannya juga akan membawa sejumlah implikasi regional maupun global.
Tidak bergabung BRICS adalah keputusan yang paling tepat, bijak dan masuk akal bagi Indonesia. Indonesia tidak boleh mempertaruhkan hubungan diplomasi baiknya dengan pihak manapun.
Di Indonesia, paradiplomasi muncul sebagai produk desentralisasi atau otonomi daerah yang memberdayakan pemerintah daerah dan memberi mereka kewenangan untuk terlibat dalam hubungan internasional.
Masih adanya bias gender dan patriarkisme yang diadopsi Kemlu menyebabkan kerugian satu pihak (pasangan perempuan) dan menguntungkan pihak lainnya (pasangan laki-laki).
Partisipasi Presiden Jokowi Widodo dalam KTT BRICS menunjukkan signifikansi daya tawar Indonesia dalam menjalin hubungan dengan negara-negara yang menjadi mesin pertumbuhan global.
Pertumbuhan pesat Mixue tak hanya kisah sukses bisnis, namun juga dapat membantu Cina untuk mempromosikan citra positif di Indonesiaa.
Keseriusan diplomasi pendidikan antara Indonesia dan Malaysia diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dan optimalisasi upaya pemenuhan akses pendidikan anak pekerja migran Indonesia.
Imbas memburuknya hubungan dengan Barat, Rusia mengalihkan fokusnya pada Asia, khususnya Cina.
Penelitian kami menunjukkan mengapa pekerja migran Indonesia menggunakan “penyelundup” untuk pulang dari Malaysia.
Dalam hal peran diplomasi, negara-negara di Asia masih memiliki kesenjangan gender yang relatif tinggi dan belum mencapai paritas gender.
Kesesuaian ideologi dan sistem politik, kapabilitas ekonomi, serta dampak terhadap hubungan Indonesia dengan Barat harus dipertimbangkan secara matang jika ingin bergabung dengan BRICS.
Pandemi COVID-19 menggeser aktivitas diplomasi ekonomi ke ranah maya. Kami meneliti 15 akun Instagram milik perwakilan Indonesia di luar negeri untuk melihat pola aktivitas duplomasi mereka.
Kebangkitan Cina sebagai negara adidaya lamban laun bisa mengubah lanskap geopolitik dunia dan menjadi kekuatan global yang menantang dominasi AS.
Dengan batalnya status sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, Indonesia kehilangan segudang peluang emas diplomasi internasional yang menyertai ajang bergengsi tersebut.
Polemik batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 menunjukkan kurangnya pemahaman kita atas perbedaan logika federasi olahraga dan logika diplomasi internasional.



















