Articles on calon legislatif
Displaying all articles
Riset menemukan dua pandangan berbeda kaum muda terhadap politik.
Ada yang tertarik dengan politik, ada yang tidak tertarik dengan politik (apolitis).
Figur selebritas yang sudah dikenal masyarakat luas bisa mendongkrak popularitas partai politik.
Jelang Pemilu 2024, partai politik perlu membuka ruang selebar-lebarnya bagi kaum muda untuk bisa untuk menjadi caleg dan maju di kontestasi politik.
Organisasi nonpemerintah (NGO) perempuan perlu lebih gencar mempersiapkan kandidat potensial bakal caleg perempuan untuk maju dalam Pemilu 2024.
Media sosial menjadi sarana efektif dan efisien bagi para politikus dan partainya mengingat singkatnya masa kampanye.
Media sosial memberikan peluang yang lebih signifikan bagi caleg perempuan untuk mempromosikan diri dan meningkatkan elektabilitasnya dalam pemilu.
Caleg perempuan belum menjadi prioritas partai; biaya mahal yang harus dikeluarkan caleg juga menjadi halangan.
Sebuah perubahan penting sistem pemilihan pada 2009 menggeser fokus pemilu dari partai politik kepada masing-masing kandidat.
Kecurangan terjadi karena kuatnya hubungan antara penyelengggara pemilu dan caleg, sistem pemilihan yang mendorong kompetisi keras, dan lemahnya sistem pendukung pemilihan.








