Articles on Big Data
Displaying all articles
Big data biodiversitas mendesak dibutuhkan untuk perlindungan biodiversitas yang lebih baik.
ChatGPT dilatih dengan 300 miliar kata data pengguna, namun pengguna tidak memiliki cara untuk mengetahui apakah data mereka digunakan atau tidak.
Pusat data ‘kecil’ berkapasitas 1 MW membutuhkan energi setara dengan listrik untuk seribu rumah. Fasilitas ini juga membutuhkan 26 juta liter air setahun untuk mendinginkan mesin yang mudah panas.
Jika Twitter bubar, akan banyak sumber data berharga dan metode berbagi informasi yang akan turut hilang. Padahal banyak aktivis, jurnalis, petugas kesehatan umum, hingga ilmuwan mengandalkan hal ini.
Belajar dari penanganan pandemi COVID-19, transformasi digital pelayanan publik sektor kesehatan perlu ditopang oleh tata kelola data yang baik. Tanpanya, janji kemudahan akses akan sulit terpenuhi.
Istilah “big data” tidak hanya tereduksi, namun juga secara tidak langsung telah disalahgunakan demi memuluskan kepentingan politik yang bertentangan dengan undang-undang.
Tata kelola data yang baik melibatkan sinergi antara teknologi, proses (prosedur) dan manusia.
Namun yang menjadi persoalan adalah banyak masyarakat justru tidak mempelajari atau memahami kebijakan kerahasiaan, termasuk bagian syarat dan kondisi yang berhubungan dengan penggunaan data pribadi.
Sebagai ruang publik baru, media sosial memiliki data penting bukan saja untuk penelitian ilmiah, tapi juga agar peneliti dapat terlibat mengatasi berbagai permasalahan di masyarakat.
Dengan jumlah kasus yang masih tinggi, pemerintah seharusnya tidak terburu-buru mengimplementasi new normal, terutama di wilayah dengan tingkat penyebaran virus yang masih tinggi (zona merah)
Apabila Anda membawa gawai ke mana-mana, data yang terekam dapat digunakan untuk membuat gambaran yang menyeluruh mengenai kesehatan Anda–dan mengirim peringatan apabila kesehatan Anda memburuk.
Matematika dan algoritme yang mendorong sains data tampak objektif, tapi faktor manusia sering melibatkan bias.
Mengapa sains tidak bisa memberikan peringatan krisis pada 1998?
Karena melibatan sistem yang sangat besar, teknik-teknik yang melibatkan ilmu matematika, komputer, dan fisika bisa berguna membaca fenomena sosial.
Sebuah surel dari Aleksandr Kogan menjelaskan apa yang dapat diungkap data Facebook mengenai Anda, dan apa yang bisa dilakukan seorang data scientist dengan informasi tersebut.
Bagaimana ilmu perilaku berbasis data diuji coba dalam dunia politik.
Meningkatnya investasi asing dalam ekonomi digital menunjukkan bahwa sudah saatnya ada diskusi nasional untuk memastikan warga tidak dieksploitasi.
Teknologi digital dan kemampuannya memproses data yang dihasilkan manusia dalam jumlah besar dapat menjadi alat penelitian sosial yang perkasa.
















