Articles on Privasi
Displaying 1 - 20 of 21 articles
AI saat ini bekerja ibarat memaksa semua siswa pindah ke satu sekolah raksasa untuk belajar: Boros, ribet, dan rentan bocor. ‘Federated learning’ menjadi solusi mengatasinya.
Perlindungan privasi pemilih penting bukan hanya untuk menghindari eksploitasi dan penyalahgunaan data. Ada yang lebih fundamental, yakni berkaitan dengan kualitas demokrasi.
ChatGPT dilatih dengan 300 miliar kata data pengguna, namun pengguna tidak memiliki cara untuk mengetahui apakah data mereka digunakan atau tidak.
Pengguna media sosial dan platform penerbitan telah menghasilkan data dalam jumlah besar. Data ini bersifat online setelah platform telah lama berhenti digunakan dan dapat memengaruhi kehidupan orang.
Beberapa waktu lalu warganet di media sosial sempat resah perihal pasal dalam draft Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) yang mengatur ancaman pidana bagi pasangan belum menikah yang check…
Akun-akun ‘kampus cantik’ merupakan gejala budaya pendisiplinan tubuh perempuan di lingkungan kampus, tempat yang seharusnya menjadi ruang kritis.
Teknologi pendeteksi wajah semakin populer di dengan meningkatnya jumlah perangkat dan mode canggih. Namun, fitur ini memiliki dampak sosial jangka panjang.
Membuat dan mengelola kata sandi yang kuat lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Tapi ini diperlukan untuk melindungi keamanan online kita.
Meningkatnya penggunaan AI dan machine learning dalam keputusan kebijakan publik menimbulkan kekhawatiran soal keadilan dan hak asasi.
Penyedia platform dan industri teknologi dapat melakukan banyak hal untuk mengurangi bahaya dengan menyiapkan keamanan pengguna sedari awal sebuah produk dirancang.
Tidak hanya pengembang, namun para pihak yang mendesain teknologi dan platform di mana aplikasi seluler dibuat dan dipasarkan, juga harus diminta pertanggungjawabannya dalam melindungi data pengguna.
Tombol dengan label yang menipu, pilihan yang susah batalkan, desain web yang menyembuyikan menu tertentu – begitulah contoh “dark pattern” yang dipakai situs web untuk mengelabui para pengguna.
Asisten digital dapat merekam percakapan, gambar, dan banyak informasi sensitif lainnya, termasuk lokasi melalui ponsel pintar kita.
Memasang teknologi pengenalan wajah di CCTV akan melanggar privasi, mencederai demokrasi, dan melanggengkan diskriminasi.
Tidak mungkin assessor independen dapat benar-benar memantau bagaimana Facebook dapat melanggar atau menyalahgunakan privasi pengguna.
Kami memeriksa apakah layanan penyedia VPN sesuai dengan klaim dan janji mereka.
Jika Anda khawatir ponsel anda merekam percakapan pribadi, lihat kembali data yang telah Anda setujui untuk dibagikan.
Ponsel sebagai authenticator faktor kedua menawarkan peningkatan keamanan yang besar melebihi sekadar nama dan kata kunci.
Banyak aplikasi bertanya apakah Anda mau membagi lokasi Anda? Anda jawab tidak dan Anda pikir masalah selesai. Ternyata ponsel Anda tetap bisa membocorkan lokasi Anda.
Meningkatnya investasi asing dalam ekonomi digital menunjukkan bahwa sudah saatnya ada diskusi nasional untuk memastikan warga tidak dieksploitasi.



















