Articles on Aktivisme
Displaying 1 - 20 of 26 articles
Sikap ‘apolitis’ terkesan netral—padahal tidak demikian. Bisakah pencoretan Macklemore dari tur Loop akibat seruan ‘Free Palestine’ dibenarkan?
Indonesia mulai alami kelelahan demokrasi, yakni kelelahan psikologis menghadapi politik yang terasa makin sulit diubah. Ini berbahaya bagi demokrasi itu sendiri.
Teror air keras terhadap Andrie Yunus menandai “malapetaka” baru bagi pembela HAM. Di tengah mandulnya hukum nasional dan label ‘antek asing’, keterlibatan PBB dalam memantau kinerja perlindungan HAM Indonesia amatlah mendesak untuk mendorong perbaikan.
Gerakan “rimpang” warga dan aksi LSM sama-sama melawan upaya pelemahan demokrasi. Namun keduanya masih berjalan sendiri-sendiri. Bagaimana memadukannya?
Kelas menengah kembali bangkit menyuarakan aspirasi setelah sempat redup akibat privatisasi perguruan tinggi. Namun, aktivisme mereka masih cenderung performatif.
Pemakzulan presiden Korea Selatan dan aksi protes ‘light-stick’ memperlihatkan keterhubungan antara konsumsi budaya populer dan partisipasi politik kontemporer.
Praktik inklusi disabilitas mustahil dapat berjalan baik tanpa keterlibatan penyandang disabilitas itu sendiri. Karena itu, mahasiswa penyandang disabilitas perlu dilibatkan dalam pembuatan keputusan.
Gencarnya aktivisme mahasiswa di Australia memberikan perspektif baru tentang bagaimana kebebasan berpendapat itu seharusnya dipelihara di lingkungan pendidikan tinggi di Indonesia.
Penggemar K-pop Indonesia yang tidak suka ditunggangi kepentingan politik, kini membuat gerakan politik melalui aktivisme digital.
Aktivisme digital di Indonesia meningkat secara kuantitas, namun masih lemah secara kualitas. Publik harus didorong melakukan aktivisme digital yang bisa membawa perubahan sosial.
Perempuan telah lama menuntut perubahan di Iran. Setelah kematian seorang perempan yang dianggap melanggar aturan hijab, pendemo perempuan memimpin Iran menuju masyarakat yang lebih bebas dan adil.
Bentuk aksi iklim anak muda masih didominasi oleh praktik konsumsi ramah lingkungan. Ini penting, tapi kita perlu mendorong bentuk aktivisme yang lebih berdampak.
Kami bertanya kepada dosen dan peneliti tentang buku-buku yang menurut mereka bisa menjadi jendela untuk memahami tantangan sosio-politik generasi muda di Indonesia.
Riset kami menemukan bahwa aktivisme mahasiswa masih menjaga jarak dari politik elektoral dan perebutan kekuasaan melalui partai politik, namun peka terhadap isu demokrasi dan hak asasi manusia (HAM).
Banyak aktivis muda Muslim di Indonesia berpegang teguh pada nilai agama untuk mengemban tugas sakral untuk menjaga lingkungan. Kini “green Islam” menjadi agenda penting kaum muda dunia.
Kampanye digital mendukung keberhasilan kampanye keadilan sosial luring. Ia membuat para aktivis rentan terhadap serangan, tetapi ada langkah yang dapat diambil untuk melindungi diri mereka sendiri.
Indonesia membutuhkan hukum tentang kekerasan seksual yang lebih spesifik dan menyeluruh agar menjadi viral tidak menjadi satu-satunya jalan keluar.
Karya seni digital membantu gerakan seperti #ClimateStrikeOnline untuk berkembang di medsos. Tiga contoh ini bisa menjelaskan mengapa karya seni bisa membangun partisipasi politik di tengah pandemi.
Dalam menghadapi aktivis dan kritik masyarakat, korporasi dan oknum aparat seringkali mengandalkan pendekatan manipulatif yang disebut Strategic Lawsuit Against Public Participation (SLAPP).
Salah satu yang mempengaruhi pemahaman terkait perubahan iklim sampai kepada generasi muda adalah pembingkaian (framing) pesan perubahan iklim dalam pemberitaan.


















