Kopi gayo mendorong pemulihan Aceh, tapi menyisakan persoalan lingkungan
Perubahan iklim menyebabkan banyak persoalan keberlanjutan dalam budi daya kopi di Aceh Tengah. Petani kopi perlu mendapatkan dukungan dan pendampingan memadai dari pemerintah.
Perubahan iklim menyebabkan banyak persoalan keberlanjutan dalam budi daya kopi di Aceh Tengah. Petani kopi perlu mendapatkan dukungan dan pendampingan memadai dari pemerintah.
Pagi di 26 Desember 2004, dunia dikejutkan oleh salah satu bencana alam terbesar dalam sejarah modern: tsunami Aceh. Gempa bumi dahsyat berkekuatan 9,1-9,3 skala Richter ini mengguncang dasar Samudra Hindia…
Usaha untuk mempersiapkan generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan Pengurangan Risiko Bencana memerlukan sistem peringatan dini multi-bahaya sekolah, peran kelembagaan, dan pemberdayaan guru.
Masyarakat sekitar hutan konservasi Lingga Isaq menjadi korban warisan konservasi era Belanda yang meminggirkan warga. Padahal, jika mereka dilibatkan, warga bisa lebih mendapat keuntungan dari pertanian ramah lingkungan dan menjaga hutan. Sudah banyak riset yang membuktikan hal ini.
Upaya-upaya mewariskan pengetahuan bencana belum berjalan mulus karena masih bergantung pada pihak eksternal dan cenderung tidak berkelanjutan.
Masjid bisa dimanfaatkan sebagai pos layanan kesehatan darurat ketika faskes lumpuh.
Setelah mengalami darurat militer berlarut-larut, Aceh kini bangkit melalui peran aktif masyarakatnya.
Idulfitri di depan mata, tapi warga Aceh masih bergelut dengan lumpur dan banjir. Mengapa rencana pemulihan bernilai triliunan rupiah tak kunjung membuat rakyat merasa aman di rumah sendiri?
Terbatasnya ketersediaan alat berat menjadi hambatan utama dalam proses evakuasi dan penyelamatan korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah selama beberapa terakhir.
Dengan dibukanya keran bantuan asing untuk penanganan bencana Sulawesi Tengah, beberapa langkah kebijakan yang perlu dipertimbangkan.