Articles on pemulihan Aceh

Displaying all articles

Bendera GAM (kanan) dan bendera merah putih berkibar berdampingan dalam aksi di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh pada 15 Agustus 2026. Reza Saifullah/AFP via Getty Images

Ketidakbecusan pemerintah dalam mengurus bencana memengaruhi narasi kemerdekaan di Aceh

Konflik GAM yang berlangsung selama puluhan tahun di Aceh berakhir pascatsunami dahsyat 2004. Namun, wacana kemerdekaan kini kembali mencuat.
Sebuah masjid di Pidie Jaya, Aceh dengan pekarangan berlumpur setelah diterjang banjir Sumatra. Raihan Akmal 74 / Shutterstock

Saat faskes lumpuh: Masjid bisa jadi pusat layanan kesehatan darurat pascabencana

Masjid bisa dimanfaatkan sebagai pos layanan kesehatan darurat ketika faskes lumpuh.
Petani kopi arabika gayo di Takengon, Aceh Tengah. (MIB Stockimages/Shutterstock)

Kopi gayo mendorong pemulihan Aceh, tapi menyisakan persoalan lingkungan

Perubahan iklim menyebabkan banyak persoalan keberlanjutan dalam budi daya kopi di Aceh Tengah. Petani kopi perlu mendapatkan dukungan dan pendampingan memadai dari pemerintah.
Laki-laki Simelulue berkumpul menembangkan ‘nandong’ atau lagu tradisional setempat. (Jihad fii Sabilillah/Youtube)

Dari lagu pop ke nama anak: Saluran narasi ‘smong’ pascatsunami di Simeulue terus berkembang

Perkembangan teknologi dan globalisasi tak hanya membuat saluran narasi ‘smong’ semakin beragam, tetapi juga berisiko memudarkan kearifan lokal ini jika kita tidak berupaya merawatnya.

Top contributors

More